Vespa Jadul GTS300 Super ABS Scooter berteknologi MotoGP

March 31, 2015 ridertua 7

RiderTua.Com— Model sih boleh jadul(jaman dulu) namun soal teknologi juangan ditanya sangat advance bro beberapa fitur dan teknologi yang kita tahu berada pada motor high level dicangkokkan pada motor scooter ini…seperti Super ABS , Traction Control dan yang lagi hot adalah seamless transmission sangat halus saat perpindahan gigi dalam beberapa tingkat kecepatan……..apa lagi sih kelebihannya..??

Buell 1125 Ronin 47 Custom… Radiatornya di Headlamp… Koyok Mobil… :D

February 17, 2015 ridertua 0

Mungkin terinspirasi dari radiator mobil sehingga piranti kisi pendinginnya ditaruh di bagian depan..lampunya harus ‘ngalah’ dan dilengserkan ke samping… memang desain lampu kedepan akan lebih kecil dan simple namun cukup terang … sebetulnya pendingin motor dengan cc kecil cukup “angin cooler” saja, namun jika sudah membengkak ruang mesinnya maka diperlukan pendinginan extra… model nyentrik dan aneh…mungkin modifikasi yang nyleneh ini yang akan dicari…. 😀

[Erik Buell Racing] EBR 250 CC… Harga 41 juta…Buatan Amerika… Tenaga setara Honda CBR300R….!!!

February 3, 2015 ridertua 0

EBR250 Hero Honda India yang kini berkolaborasi dengan Erik Buell Racing membuat motor dengan kubikasi seperempat liter namun klaimnya tenaganya setara dengan motor 300cc… motor dengan single silinder itu memang rencananya juga dijual di eropa dengan nama HX250R…dan  di jual setara dengan Rp 41 juta…

India TVS Draken 250… Malaysia Naza NS250…. Indonesia…?

July 22, 2014 ridertua 14

Geliat otomotif di negeri tetangga rupanya mulai terlihat, dengan mengusung brand lokal membuktikan kemandirian sejati sebuah bangsa… kepercayaan diri, sukur-sukur didukung oleh warganya menjadikannya ploduk nasional … Pabrikan India ini juga terlihat berani mengekspresikan desain yang berani dengan memadukan lekuk dan bentuk moge eropa…berani mengusung model yang out of the box salah satu yang patut diacungi jempol… bayangkan jika produk yang bisa dibilang “aneh”..jika ditolak konsumen apa tidak sia-sia risetnya….? Apakah kedua produk diatas menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri…? Apakah konsumen menghargai hasil karya bangsa mereka sendiri… Indonesia kapan yo..? mboh ra weroh…  

Victory Gunner V -twin 1731cc…. Tanpa Radiator..!!!

July 20, 2014 ridertua 17

Kadang kita dibuat heran motor-motor dengan kubikasi bongsor, didesain tanpa menggunakan pendingin cairan dan hanya memanfaatkan hembusan angin saja… apalagi dengan konfigurasi V dimana silinder bagian belakang otomatis akan terhalang oleh “saudara”nya yang didepan… 🙂 Ibarat yang depan kipas-kipas yang belakang kegerahan…………sumuk..!   Belum lagi saat berhenti di lampu merah…hmmm… kayak direbus gak yahhh…. coba bayangkan saja…. 2015 Victory Gunner  Kisi-kisi angin yang besar  V2 twin dengan kubikasi 1731cc 4 – valves per cylinder, hydraulic lifters dan cam chain adjusters Power 88 hp @ 5,300 rpm Torsi 139 Nm @ 2,800 rpm. Transmisi 6 speed (overdrive constant mesh) Final drive Carbon fiber reinforced belt.

Kiblat Motor Konsep India Ke EROPA…! HERO HASTUR 625

July 19, 2014 ridertua 7

HERO HASTUR ( HERO MOTOR CORP) 625 CC   Eropa memang gudangnya desain motor ciamik ibarat mode seperti Paris-lah , di dunia roda dua memang selain Thailand India termasuk negara yang kreatif dengan memunculkan varian asli dari karya anak negerinya… Yang menjadi fokus RT disini adalah aliran desain yang mereka jadikan acuan sebagai basis motor-baru mereka, walau masih berupa motor konsep namun jika respon konsumen positif tentunya bukan tidak mungkin akan diproduksi masal… Mesin adopsi dari Eric Buell dengan parallel twin Engine,625cc Dengan berat yang cukup ringan untuk motor gambot yaitu kisaran 160 KG. Performa motor dapat membawa kita dari 0~100 dalam 3,8 detik Tenaga yang disemburkan 80PS pada 9.600 rpm Top speed nya mampu menembus 240 Kpj Desain nan Ekstrim- non mainstrem dan Out of the box membuat motor ginian terkesan eksklusive dan berkelas… Source: netdost.com

GENATA GM250YZF-R… 250cc Power 16,3 PS Top Speed 125 kpj…Bagaimana Jika ada “SUPER COPY R25”

July 19, 2014 ridertua 13

Soal desain memang Motor China pintar beradaptasi,susah membedakan dengan model aslinya bahkan mengalami modifikasi desain…Amati Tiru Modifikasi…. kalau melihat auranya sih berasal dari Sport-sport Yamaha,bahkan namanya mirip klan YZF-R nah loh… namun yang masih jadi pertanyaan adalah dengan kubikasi lumayan gede dan mamakai full fairing tapi masih minus radiator…apa gak “gerah” yah mesinnya…??? Engine type:  single-cylinder, four-stroke, air-cooled, CBB balance shaft engine Bore x stroke (mm):  65.5 × 66.2 Maximum power (kw / rpm): 12/7500 Maximum torque (n.m / rpm): 18.3 / 6000 Displacement (ml): 223.4 Maximum speed (km / h): 125 Melihat penampakan motor diatas..dimana dilihat dari serinya saja sudah mengandung kata “R-Series“…. RT jadi berfikir bagaimana Jika Model R25 sekarang lagi dibikin Versi KW-nya dengan sangat-sangat mirip “super Copy”…???   Tidak ada yang tidak bisa ditiru …walau Power 36PS vs 16 PS…dan single silinder… tapi jika tampilan R25 seharga Vixion misalnya bagaimana…? Jika model terbaru saja sudah di cloning apa gak ‘kebakaran’ ntar pemilik asli model ini

Injeksi semakin murah kenapa Minerva Masih Karbu..?

June 8, 2014 ridertua 15

Soal desain kesininya Minerva memang sudah menemukan bentuknya sendiri, namun yang RT soroti justru bagian enginenya yang masih menggunakan Karbu sebagai jantungnya… bukan masalah emisi atau performa sih namun cenderung ke trend atau mode..kalau pabrikan besar gencar menginjeksikan motor-motornya kenapa justru Minerva gak ikuti trend itu … ? Kalau dengan alasan karbu mudah dioprek RT kira gak terlalu relevan ..kalau alasan bengkel dan kesiapannya RT kira semua alat sekarang terjangkau kok..tools untuk perawatan injeksi kedepan pasti lebih murah…wong gadged aja sekarang yang murah bejibun…namun ada secercah harapan karena pihak Minerva kedepan akan menerapkan system Injeksi juga pada motornya…tapi kapan..jangan lama-lama… 🙂 Berikut tentang Minerva RX150 Power  14.8 hp @ 10.000 rpm Torsi 11Nm @ 8.500 rpm. Konsumsi BBM 38 km/liter Top speed 128 km/jam. Projection Head lamp, winker dan tailight lamp menggunakan LED Spidometer digital. Warna: Kuning, Putih, Hitam dan Merah Harga Rp 21.950 juta (OTR Jakarta)

Gear Shifter lever atau Tuas Persneling Motor Kenapa Di Kiri…???

June 3, 2014 ridertua 25

    Desain teknis sebuah motor tentunya mempunyai tujuan tertentu dimana sebetulnya motor adalah awalnya sebagai “alat bantu” manusia…entah dengan tujuan kemudahan atau karena kebiasaan tata letak sebuah part motor ditentukan oleh designer atau insinyurnya awalnya sih dengan tujuan kemudahan oper gigi dan karena alasan keselamatan akhirnya dipindah ke sisi kiri… Mungkin juga waktu desain motor yang ada dibenak pembuatnya adalah “menjalankan motor” dan bukan bagaimana “menghentikannya” sehingga presneling ada diurutan pertama prioritas desain mereka dan diletakkan dikanan… IMHO Logikanya sih kalau rem dikanan karena butuh tenaga ekstra untuk menginjak rem dalam menghentikan laju motor, itu dulu saat cara kerja rem secara mekanis…tapi saat ini kan semua serba hidrolis…? ringan to… apa desainer dulu kakinya juga kidal…? mosokkk…  

1 2 3 5
%d bloggers like this: