Inilah Pressure Tranducer Teknologi di F1 yang Dibawa Ducati ke MotoGP, Jenius !!!


Bos balap Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, rupanya terobsesi dengan teknologi canggih mobil balap Formula1 sebagai solusi teknis untuk motor balapnya ( GP18). Dia getol mengikuti perkembangan teknologi balap F1. Salah satunya adalah aerodinamika demi meladeni kencangnya laju motor sehubungan dengan sirkulasi arus udara. Kemudian tak lupa akan membawa suspensi yang sudah terintegrasi dengan perangkat komputer untuk mempelajari perilaku motor pada arena ban. Sehingga tingkat keausan ban bisa terpantau ? Hebat bukan dan bisa jadi tim lain sudah tertinggal jika bicara di sektor ini. Salah satu yang dibawa Ducati adalah alat sensor aerodinamika. Dan inilah Pressure Tranducer teknologi di F1 yang dibawa Ducati ke MotoGP.

Di sesi pembuka musim ini selama tes resmi pra musim MotoGP Sepang, Ducati tertangkap kamera jurnalis, dimana Desmosedici GP18 dilengkapi dengan peralatan baru yang dibawa dari F1. Alat itu berada dibalik fairing dan posisinya persis diatas shock depan dipasang seperangkat sensor dan pemancar tekanan (pressure transmitter). Diduga Sensor ini sebagai piranti untuk mengukur daya yang dihasilkan oleh fairing dan pelengkapan lainnya.

Proses Kerja Aerodinamika Ducati

Seperti dilansir speedweek.com bagaimana fairing dan alat ukur itu bekerja pada motor balap,

“Tekanan udara di dalam fairing diukur dalam kaitannya dengan tekanan udara sekitar. Jika tekanan udara menurun, maka akan mengalami vakum parsial (sebagian). Akibatnya, gerakan motor akan mendapatkan gaya pendukung. Dalam kasus sepeda motor dengan fairing nya, daya cengkram roda meningkat terutama di bagian depan. Ini akan menghasilkan stabilitas yang lebih besar pada kecepatan tinggi dan cengkeraman roda depan yang lebih baik. “

Dengan kondisi grip depan yang maksimal ini dimungkinkan bisa menggunakan geometri chassis yang lebih untuk bermanuver. Dimana manfaat yang didapat adalah keuntungan saat motor dibawa menikung. Mengimbangi kerugian yang terjadi di bagian tercepat saat cornering pada motor dengan kondisi standart .

Pressure Transducer MotoGP

Cornering Speed

Dengan temuan ini walau masih sebatas pengembangan namun ini ilmu pasti, lagi-lagi Ducati menjadi yang terdepan di ranah aerodinamika dan sepertinya dengan kelebihannya ini ingin memberikan kekuatan lebih untuk bersaing pada kejuaraan dunia dan membuat Desmosedici GP18 lebih efisien dan kencang saat menikung. Dan bisa jadi yang akan suka adalah Jorge Lorenzo. Di Yamaha dia terkenal dengan Confidence Speed Cornering style-nya

Ducati Beri Kejutan Lagi

Setelah tahun kemarin memberikan teka-teki seputar perangkat elektronik di buritan, yang terkenal dengan salad box-nya kini rupanya Ducati siap memberikan kejutan yang lain. Alat pemancar sensor tekanan(pressure transmitter) ini tidak langsung berdampak untuk performa motor, namun dengan alat ini memungkinkan penelitian yang ditargetkan untuk menghasilkan perancangan alat pendukung dengan pembacaan data yang sangat objektif. Dengan cara ini pula tim akan bisa membuat pengembangan yang dibutuhkan dan mengurangi kelemahan motor di sektor tertentu sehingga motor menjadi pilih tanding di segala macam kondisi. Hasilnya akan kita lihat setelah tes Thailand mulai tanggal 14 hingga 17 Februari. Dan ternyata kejeniusan Ducati akan tetap mengejutkan kita sekali lagi.

Comments Via Facebook

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*