Alasan Harga Mobil BMW Punya Status ‘Off the Road’

all-new-bmw-520i-luxury-line
(Foto: OtoSpirit.com) all-new-bmw-520i-luxury-line

Biasanya produsen mobil memberi harga kendaraan dengan status ‘on the road’. Artinya harga tersebut sudah termasuk pajak. Namun lain dengan BMW, yang menggunakan status ‘off the road’ atau tanpa pajak. Inilah alasan harga mobil BMW punya status ‘Off the Road’, kenapa bisa?

Baca juga: BMW Luncurkan Seri 5 Sebagai Pembuka Tahun 2018

Alasan Pihak BMW

Status kendaraan dengan harga ‘Off the road’ memang bukan hal yang baru di Indonesia. Biasanya yang menerapkan adalah produsen-produsen kendaraan mewah saja. Demikian juga yang diterapkan oleh BMW. Patokan harga off the road pada BMW, tak hanya produk mobil tapi juga sepeda motor.

Status off the road ini berarti si pembeli harus mengurus perpajakan sendiri. Jadi dalam menentukan harga, BMW hanya menjual harga barangnya saja. Kenapa BMW atau produsen kendaraan mahal menerapkan hal ini ?

Karena besaran pajak di setiap daerah tidak sama. Dan harga jual yang dipatok ini akan sama diseluruh Indonesia. Hal ini guna menghindari salah paham antara pihak sales dengan calon pembeli.

Tanggapan BMW

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’Tania mengatakan

“Kami hanya ingin memberikan harga yang seragam saja. Jadi untuk pajak masing-masing daerah berbeda-beda, yang kami informasikan harga off the road saja”

Dia menambahkan, apabila terjadi kesalahpahaman antara tenaga penjual dengan calon pembeli, bisa merugikan BMW. Sebab tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi dan berdampak buruk buat diler dan yang lainnya.

 

Comments Via Facebook

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*