Bagaimana Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia?

Lexus LS 600h L 2017
(Foto: Youtube) Lexus LS 600h L 2017

Mobil hybrid atau mobil ramah lingkungan laris manis terjual di beberapa negara yang mendukung lingkungan tanpa polusi. Karena polusi udara dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan di beberapa kota besar disana. Lalu, bagaimana penjualan mobil hybrid di Indonesia?

Baca juga: Aliansi Mobil Listrik Toyota Mazda Suzuki Subaru Daihatsu dan Hino Buat Lawan Amerika CS !!

Mobil Listrik = Mobil Mahal

Hal yang terjadi malah sebaliknya. Mobil konvensional yang paling laris daripada mobil hybrid. Padahal sudah beberapa tahun keberadaan mobil hybrid ada di Indonesia. Seperti Toyota Camry Hybrid, Nissan X-Trail Hybrid, dan Lexus LS 600 Hybrid.

Namun ketiga mobil tersebut mencatatkan penjualan yang kurang memuaskan. Camry Hybrid terjual 134 unit, X-Trail Hybrid 10 unit, dan Lexus LS 600 Hybrid hanya satu unit. Tak ada yang mampu menembus 200 unit.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan yaitu harga jual dan pajak yang sangat tinggi. Sangat jauh jika dibandingkan dengan mobil ber-BBM. Untuk diketahui, hybrid merupakan gabungan dari mesin berbahan bakar dan motor listrik. Di luar negeri, semua mobil hybrid sudah mendapat insentif dari pemerintah setempat.

Menyadari hal ini, pemerintah Indonesia saat ini sedang menggarap regulasi mengenai kendaraan listrik, besaran pajak hingga pemberian insentif, dan juga termasuk menyiapkan beberapa stasiun pengisian daya kendaraan listrik di beberapa lokasi strategis.

Dengan begitu, diharapkan harganya bisa lebih murah dan dapat bersaing dengan mobil bensin. Demi menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Comments Via Facebook

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*