Regulasi Ban Serep Akan Diubah, Mobil Listrik Welcome to Indonesia ?

ban serep
ban serep

Setelah membahas tentang program mobil listrik bersama dengan para produsen mobil, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian akan membahas mengenai regulasi ban serep. Lho, kenapa ban serep ? Bukannya regulasi mobil listrik yang harus lebih dulu dipentingkan?

Rencana Perubahan Regulasi Ban Serep

Regulasi ban serep akan diubah karena mengingat mobil listrik tidak memiliki ban serep. Ini dikarenakan tempat ban cadangan digunakan untuk tempat baterai. Sehingga regulasi tersebut harus diganti dan disesuaikan lagi.

Dalam regulasi lama, mobil tanpa ban cadangan tidak diperbolehkan ‘berkeliaran’ di Indonesia. Ban cadangan merupakan satu dari beberapa perlengkapan wajib bagi mobil, dan sudah tertuang dalam Pasal 57 Ayat 3 UU No. 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Juga di Pasal 278, siapa saja yang tidak memiliki kelengkapan tersebut maka akan diberi hukuman pidana paling lama satu bulan atau denda Rp 250 ribu.

Yang diperlukan jika mau memboyong atau memproduksi kendaraan listrik ya regulasinya dulu. Baik itu regulasi pokok tentang kendaraan listrik itu sendiri atau regulasi pendukung seperti ban serep.

Mengenai mobil listrik sendiri, kemungkinan akan menggunakan ban berteknologi Run Flat Tire (RFT). Jenis ban yang mampu menjaga laju kendaraan hingga 80 km/jam, bahkan ketika ban sudah kempes.

Comments Via Facebook

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*