Yamaha Selalu Berakhir ‘Takut’ Berhadapan Dengan Honda

Sudah menjadi rahasia umum bahwa dua pabrikan Jepang pemain roda dua di tanah air ini saling kejar mengejar dalam persaingan mereka, mirip film Tom and Jerry, saling uber, saling sikut dan bersaing untuk mendapatkan sesuatu kadang kita sebagai konsumen termangu dan tersenyum melihat kompetisi mereka, namun jika dirunut lagi konsumen juga yang akan diuntungkan bisa dapatkan produk bagus dengan harga terjangkau. Kabar terkini yang beredar mengatakan jika Honda akan melokalkan skutik bongsornya yaitu Honda PCX( import dari Thailand dan Vietnam). Jadi jika PCX ini dibuat lokal di Indonesia maka jatuhnya akan semakin murah (harga CBU mencapai Rp 40 juta-an) dan sekali lagi adegan Tom & Jerry akan punya cerita lain karena ini bisa dikatakan “bahaya” untuk Yamaha N-Max.
Yamaha agaknya sudah hapal betul akan seperti ini jadinya. Dan kondisi ini membuat Yamaha jadi “bete”. Hal ini disampaikan langsung oleh M. Abidin selaku GM aftersales & public relation PT. YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing), seperti diwartakan media kompas.com(20/09/17)

“Dulu yamaha mengeluarkan Mio karena laris maka kompetitor jualan dengan dagangan yang sama (Honda Beat maksudnya) lalu Yamaha mengeluarkan motor sport 150 V-ixion (Honda CB150R dan Verza) kompetitor sebelah pun lalu ikutan membuat produk yang sama sekarang Yamaha N-Max sangat laris mereka pun juga akan mengeluarkan produk yang sama pula “

Namun sepertinya Yamaha tidak akan menghadapi langsung setiap tantangan dari Honda dan akan mecari jalan lain agar bisa selamat, begitu seterusnya. Karena Abidin pun menegaskan bahwa Yamaha tidak akan meladeni berhadapan face-to-face dengan kompetitor, kami akan melakukan cara lain untuk menghindarinya. “Ditabok dari kiri kan bisa ngeles ke kanan”. 😀
Rumors Honda akan melansir Honda PCX versi Lokal ini tentunya sudah kita dengar banyak di media dan dunia maya dimana akan diperkenalkan di ajang Tokyo Motor Show , pada bulan Oktober 2017. namun kemungkinan tidak akan diedarkan tahun ini dan masih ada waktu bagi Yamaha buat mempersiapkan cara baru hadapi persaingan, entah dengan membuat varian terbaru lagi, atau ditingggal karena kalah seperti kelas sport murahnya. Yamaha selalu tidak menyelesaikan pertarungan dengan Honda jika dihantam dengan kekuatan penuh, strategi yang sering kita lihat adalah jika Honda belum mampu rebut tahta sebuah varian, dia akan kerahkan banyak varian untuk mengepungnya dan cara itu terbukti berhasil, kekuatan Honda memang besar dan mudah membuat produk yang variatif sehingga kompetitor bisa kelelahan meladeninya.

Comments Via Facebook

comments

4 Comments

  1. Menurut saya ibarat yamaha yang buka lahan honda yang nanamnya
    Dengan brand imagenya honda kuat tapi lemahnya honda terkesan follower..melihat produk kompetitor lris lalu buat tandingannya.
    Imho cmiiw

  2. Menurut saya justru sebaliknya.
    Dulu kan ada megapro vs vixion.
    Untuk pbrikan sebesar honda sangat minim gebrakan,untung saja nama besar honda bisa menyelamatkan.ibaratnya kita beli produk hanya lihat merknya saja dan image semakin panas semakin kencang (sambil copotin radiator cbr rr biar kencang😂😂😂😂)
    Apa jadinya tanpa yamaha.Mungkin kita masih naik motor sport SOHC 2katup 160cc13hp pendingin angin sepoi2 😂

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*