Pabrikan Jepang Yang Pelit Transfers Teknologi…Atau Bangsa Kita Yang Gak Mau Move On….????

merahputih_membanggakan

Buruk Muka Cermin dibelah…. kita yang gak mau berbenah orang lain yang dibilang salah….
Kadang sesuatu yang berbau Nasionalisme akan memberikan kebanggaan tersendiri..seakan ikut memiliki… Seperti halnya mobil nasional dan motor nasional…. walau definisinya saat ini sudah di “putuskan” bahwa yang disebut kendaraan Nasional adalah   pemilik , pemegang hak patennya dan  pemegang merek adalah orang Indonesia

Mesin Vixion

Namun seperti kita ketahui kebanyakan “kendaraan nasional” kita menggunakan basis teknologi dari China, Korea dan terakhir dari Malaysia(rencana) …Kenapa kok tidak dari Jepang yang perusahaanya sudah lama “mengakar” dimarih…? apakah mereka pelit…?

Kata Jepangnya sih mereka enggak pelit kok…nih buktinya…..

Beberapa pabrikan Jepang menjadikan Indonesia sebagai tempat Research and Development itu mereka rasa cukup sebagai media transfer teknologi…dimana orang Indonesia diajari dari proses awal pembuatan sebuah kendaraan ….
Entah bangsa kita yang kurang cerdik atau pemerintah yang kurang bisa memanfaatkan peluang ini…????


 

Disisi lain Marketing PT FIN Komodo Teknologi Dewa Yuniardi  dan juga anggota Asosiasi Automotive Nusantara (Asia Nusa) berujar :

“Selama ada merek-merek asing, orang Indonesia tetap jadi ‘kuli’ “

Mobil nasional kita saat ini adalah  Fin Komodo, AG-Tawon, GEA, Kancil, Wakaba, Merapi , Borneo masuk dalam Asosiasi Industri Automotive Nusantara (Asia Nusa).

Namun Yang Jadi pertanyaan….Jika sudah ada kendaraan nasional apakah Kita mau beli …..???

Kalau saya sih… ?

Comments Via Facebook

comments

13 Comments

    • di India Kawasaki menggandeng Bajaj sebagai motor nasional India, di Malaysia menggandeng Modenas, merk lain kagak tahu???………….

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*