Diserempet Rombongan Bus Polisi Yang ngebut, Bapak Teriakin Bus Polisi Yang kabur…Anak Gadis Yang diboncengnya Meninggal..!!!

bus polisi
Ilustrasi

Entah karena buru-buru atau gak melihat yang ditabrak…atau bisa jadi “Ora Minggir Tak Tabrak..!! ”  Ketika rombongan bus polisi itu menabrak/serempet seorang bapak dan anaknya di JalanTrunojoyo, KebayoranBaru, Jakarta Selatan bukannya berhenti tapi malah ngebut terus meninggalkan TKP…
“Tolong  kabur yang nabrak” teriak bapak itu setelah kejadian… Anak perempuannya yang ditabrak jatuh tergeletak dengan luka mengucurkan darah dari kepala…walau memakai helm namun menurut bapak tadi karena kerasnya benturan helmnya sampai terlepas…

Foto-Foto Siswi SMA Korban Tabrak Bus Polisi2

Untung saja rombongan Bus Polisi lain yang berada dibelakangnya berhenti dan menolong bapak dan anak tadi membawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama..dan akhirnya dirujuk  ke Rumah Sakit Fatmawati ..Namun sayangnya Laila Fitriani Ahmad (15), meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati
Entah siapa yang benar atau salah mungkin yang harus digarisbawahi disini adalah kedua belah pihak harus introspeksi diri…apakah benar bus polisi tadi terlalu arogan…ataukah bapaknya yang gak mau minggir…masih kurang jelas…
Yang jelas kita semua harus selalu waspada dijalan mengenai sopir bus Polisi dan semua aparat yang pakai sirine memang harusnya dikasih prioritas…jika benar-benar itu perlu dan urgent… namun jangan abaikan hak-hak pengguna jalan lain…mereka juga punya hak menggunakan jalan…kalau sudah minggir jangan dipepet terus…

Mengenai helm harusnya dipastikan di”Klik” dengan sempurna..kadang ada yang ditumpagin doang dikepala…. tanpa diikat….
Semoga keluarga korban yang kena musibah  tabah…
Kembali jalanan memakan korban…. prihatin…!!!

Comments Via Facebook

comments

19 Comments

  1. kasian si bapaknya…
    tragis banget, korban arogansi dan kesewenang-wenangan oknum polisi…

    mereka pikir cuma mereka yg punya urusan urgen, padahal pengendara lain yg udah berjam-jam berjibaku dengan macet juga sama…

    polisi oh polisi anda manusia apa bukan sih?!?
    semakin tidak respek saja liat kelakuannya…

  2. Innalillahi. Sabar ya buat bapaknya. Percaya aja kapan waktunya, mereka pst ngerasain apa yg bpk rasain. Moga anaknya tenang di sana, Pak.

  3. Institusi KePolisian dan ABRI harusnya lebih mendidik cara berlalulintas/berKonvoi bagi anggotanya.Negara Kita bukan dalam keadaan Darurat Perang/Bencana.sehingga tidak terkesan Arogan diMasyarakat.mau Piknik aja Konvoi pake PatWal.takut telat berangkat Pagian.

    • setuju… percuma masuk akademi militer or polisi yg dibiayain negara mahal-mahal pas keluar gak ada nempel semua itu kedisiplinan waktu pendidikan. apalagi disiplin waktu. saya juga kerja dengan militer, bos saya tidak terima alasan macet untuk datang telat ke kantor. beliau bilang “kalau gak mau telat ya lebih pagian lagi datengnya” itu sih militer negara tetangga ya, klo militer indonesia?? semakin tinggi pangkatnya semakin telat lah datang ke acara.. ckckckck mental apa ini??

  4. & akhirnya perkara pun dianggap close, kalo gak gitu masak iya bapak td melawan instansi kepolisian sendirian, KPK aja dianggap cicak,
    Memang benar hukum yg dibuat manusia tdk adil, bahkan hukum Tuhan tp yg melaksanakan manusia pun msh dinilai tdk adil,
    Yg sempurna hanya hukum Tuhan & yg mengadili adl Tuhan sendiri,

  5. ya …aparat wajib merubah sikapnya yang selalu nampak arogan!
    ngapain buru-buru lawong tidak dalam kondisi genting…yang wajar sajalah….

    aparat juga mempunyai hak atas hal tersebut….minggir…minggir…minggir….punya hak mau diapakan….ya prioritas hak gue dong!

    ya mungkin pemikiran saya yg salah!

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*