Korban Tabrak Lari …hampir diamputasi…Dirumah sakit didiskriminasi…Santunan Jasa Raharja Diapusi……!!!

Kecelakaan tabrak lari

Semoga kisah ini menginspirasi kita semua… adalah anak dari ketua RT (Rukun Tetangga) di tempat RT… sebut saja namanya Y umur 15 tahun laki-laki kelas 1 SMA.. mendapat musibah kecelakaan jari-jari kakinya remuk terlindas truk dan ditinggal begitu saja oleh pengemudinya…sungguh ajaib dan mengharukan kisah anak ini….

truk

Korban Tabrak Lari…

Kejadiannya saat dia pulang dari acara kegiatan pembubaran panitia turnamen bola basket sekolah, pulang sendirian naik motor beat hitam… saat berada di tengah perjalanan sebuah kantor TELKOM dan dia berada ditengah-tengah 2 truk besar kemungkinan motornya nyundul truk didepan yang mengakibatkan dia jatuh… tepat dibelakngnya meluncur truk besar… anak ini terlempar ke bagian bawah truk bagian kepala berada dibawah truk sedangkan kedua kakinya dilindas ban truk hingga jari-jari kaki remuk tak berbentuk… ketika RT besuk saat kejadian dia sadar saat berada dibawah truk ” pertama gelap lalu terang” ujarnya…..artinya moment truk saat melindas kakinya dia sadar dan lihat … weleh….
Untung setelah kejadian ada kakak kelas korban yang melihat kejadian itu, kemudian menelpon guru dan orang tua … dengan segera kedua orang tua dan guru tadi membawa anak tadi ke rumah sakit kota terdekat…

kaki

Hampir diamputasi

Begitu sampai di rumah sakit dokter jaga disana memutuskan untuk mengamputasi kaki korban tadi, mungkin untuk menghindari infeksi lanjut… namun yang membuat orang tua tadi tidak terima adalah amputasi dilakukan dari batas lutut ke bawah…
Karena tidak adanya persetujuan dan kesepakatan  dan orang tua meminta anaknya dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar / provinsi maka dengan segera korban dilarikan kerumah sakit yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan… agar sel-sel jaringan tidak rusak dan segera bisa pulih jika ditangani dengan cepat….
Benar saja setelah sampai di rumah sakit besar tadi dokternya baik….dokter menyanggupi untuk “merekonstruksi” ulang atau menyusun kembali tulang jari kaki yang remuk tadi sehingga minimal bisa mendekati bentuk semula… dari pada di amputasi….!!

Rumah Sakit

Dirumah sakit didiskriminasi………..

Saat berada dalam perawatan rumah sakit keluarga korban tadi memanfaatkan fasilitas BPJS dimana kita tahu ada perbedaan dengan pasien umum..(katanya sih ada diskriminasi)… dan saat ibu korban menyerahkan obat ke perawat , sang perawat tadi bilang bahwa obat ini obat murah khasiatnya tidak seperti obat mahal… namun karena orang tua masih shock dengan keadaan anaknya maka pastinya  wajar jika orang tua anak korban tadi tersinggung..dengan tegas ibu korban tadi berkata pada perawat tadi akan melaporkan perkataan tadi ke atasannya…kontan perawat tadi ketakutan…

pencuri

Santunan Jasa Raharja Diapusi = dibohongi….

Nah ini kisah yang bikin RT mengelus dada… ditempat RT ada seorang sebut saja seorang calo yang katanya sanggup mengurus santunan jasa raharja korban tadi sebesar 15 juta… dia menghubungi beberapa orang terkemuka di desa tempat tinggal RT untuk meyakinkan bahwa dia akan jujur mengurus biaya santunan itu…kontan karena direkomendasikan orang terkemuka dikampung , keluarga korban tadi setuju untuk di uruskan, namun tunggu punya tunggu sebulan belum kunjung cair… tidak sabar keluarga tadi mengecheck sendiri..dan benar saja petugas disana bilang uang sudah ditransfer ke rekening keluarga korban..yang setelah diusut adalah rekening “calo” tadi…dan setelah ditagih..janji-janji terus… padahal uang 15 juta tadi buat bayar hutang saat kejadian kecelakaan kemarin… karena diancam akan menempuh jalur hukum maka akhirnya uang itu dikasihkan…dan yang bikin nyesek..hanya 10 juta saja yang dikembalikan…!!!  kurang wasemmm RT yang dengar saja jadi emosi… 👿

Pelajaran yang bisa diambil:

  • Hati-hati melepas anak yang belum cukup umur untuk naik motor… pastikan dia mahir dan ngerti “aturan” berkendara…
  • Jika mengalami musibah diatas kita harus tegas, gerak cepat dan jangan ngikut jika dirasa merugikan kita seperti diamputasi dan perlakuan diskriminatif pihak rumah sakit… lawan jika mereka semena-mena… ini yang sering kita alami saat dirumah sakit…
  • Jangan mudah percaya pada siapapun jika itu masalah uang…sebisa mungkin urus sendiri…

Comments Via Facebook

comments

26 Comments

    • Pelajarannya itu fakta semua, miris bgt bocah2 smp smu pada naik Motor udah sembarangan g pk helm, patut dipertanyakan pemahaman ortunya. Rs itu bisnis kesehatan, klo masuk daftar pelayanan mungkin masuk kategori sadis. Calo jgn tanya lg ?

  1. Terusin dulu mas gimana kelanjutannya laporan ke BPJS soalnya banyak kejadian hampir sama ga mau lapor,gimana jalur lapornya

  2. daerah pak rt masih pelosok banget kah?
    og kualitas rumkit terdekat begitu…
    bpjs itu pelayanannya istimewa mungkin keluarga tersebut memakai jamkesnas/jamkesda
    masih bnyak calo pula
    :'(

  3. itu dokternya ga mau susah, repot dan lama, untuk merekontruksi tulang remuk memang lama sekali, operasi bisa seharian.
    dimulai dengan membersihkan luka dari tulang2 yg remuk (ambil 1 1)- yang ga mungkin nyambung kembali, menyambung pembuluh darah yang putus, mengisi diantara tulang yang hilang dengan pipa (hitung panjang diameter, potong pipa, sebelumnya).

    saya salut dokter yang mau merekonstruksi korban, karena harus mengikhlaskan waktu dan uang (waktu yg seharusnya dia bisa dpt bayaran dr pasien lain), karena memegang prinsip kemanusian lebih penting daripada uang…

  4. Dear Old Rider..
    Ikut prihatin atas kejadian yg menimpa salah satu warga anda. Semoga kondisi mas Y sdh pulih kembali. Perihal kejadian laka lantas tsb, khusus yg berkaitan dgn santunan (pangajuan klaim) jasa raharja sependapat utk diurus sendiri. Tidak harus korban sendiri, boleh diwakilkan oleh keluarga (asal bisa dipercaya). Jumlah santunan akan dibayar penuh kepada korban atau ahli waris melalui transfer rekening bank dgn tujuan sebenarnya utk memotong adanya ‘tangan2 siluman’ yg tidak bertanggung jawab yg memotong santunan tsb. Terima kasih utk tulisannya perihal Jasa Raharja, masyarakat jadi tahu akan haknya bila terjadi kecelakaan.. apapun bentuknya tabrak lari dll.. tetap segera laporkan ke pihak berwajib (unit laka lantas) atau segera hub Jasa Raharja setempat (Cabang/Perwakilan/Samsat) atau call center 1500020 atau http://www.jasaraharja.co.id. Salam. #SiarJR

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*