Apakah Ini Kelemahan Engine ESP Vario 125…???

Menarik membaca komentar bro Afif dimana menjelaskan mekanisme kerja sebagian sistem engine baru Honda Vario 125…ESP… (walau di mesin lain sudah ada sistim ini) dimana tujuannya membuat suhu ideal ruang bakar atau intake manifold(lubang intake bensin) dengan memanfaatkan panas mesin…

Disini Bro Afif menjelaskan:

Penyebabnya bukan busi semata IMHO (hasil baca2 di forum). Melainkan busi-lah yg jadi korban mekanisme mesin Vario 125 sehingga mesin ndut2an.

Sekedar info, gas hasil pembakaran yg masuk ke dalam crankcase (disebut blow by gas), oleh vario 125 gas tersebut dialirkan kembali ke box filter udara untuk disaring dan dialirkan kembali ke dalam ruang pembakaran bersama udara segar. Tujuannya mungkin menurunkan kadar emisi

Namun, blow by gas ini pada saat masuk ke filter udara, kondisinya bercampur uap oli yg ironisnya masih terbawa masuk ke ruang bakar. Uap oli inilah yg ketika dibakar busi, menjadi kerak yg mengendap di elektroda busi yg mengurangi performa busi. cmiiw

solusinya :
1. pasang busa kecil untuk menyumbat saluran buang crankcase yg ada di filter box
2. potong pipa blow by gas dari mesin yg menuju filter (ini menyebabkan vario jd tdk ramah lingkungan)

IMHO, cmiiw

Apakah perlu Olie yang bagus buat engine ini dimana penguapan olie “mahal” mungkin beda… tapi kalau iya masak kalah sama engine 2 tak sih…??? yang tetap ngacir walau “menelan” olie :) [jadi ingat busi vespa RT tempo doeloe.. xixixixi... sering mogok karena busi item]

Note: Ini hanya sebuah analisa dan pendapat dari seorang pengunjung blog…bukan pernyataan dari pabrikan…

mariana renata

mariana renata

Tentang iklan-iklan ini

Tentang ridertua

KeepBrotherhood & Peace
Tulisan ini dipublikasikan di HONDA dan tag , , . Tandai permalink.

264 Balasan ke Apakah Ini Kelemahan Engine ESP Vario 125…???

  1. whitesmilee berkata:

    ssssssssssstttt

  2. Rony berkata:

    blum ada konfirmasi dari ahm y mas?hehe..

  3. hid berkata:

    masihkah bermasalah, gimana tuh AHM

  4. yoe berkata:

    Mgkin mmg niatnya baik.tp tdk memikirkan efek jangka panjangnya.yg herannya,kok tidak terjadi di PCX 125 ane.sdngkan motor vario 125 babe udh 3 kali servis krn sring ndut2an klo lg akselerasi.klo lg bagus2nya,gw akui tarikannya mmg maknyus…apkah mesin vario 125 perlu direcall.krn udh byk pemakai vario 125 keluhannya hampir sama…

    • wishnutriwibowo berkata:

      mungkin kedepannya harus dijual dgn harga yg sama dgn PCX biar gag bermasalah…

    • maskojun berkata:

      pcx 125 belum esp… yang udah esp kan pcx 150

      • belalang tempur, berkata:

        esp,enhanched,smart,power,yaitu ,mesin yg diperkuat,pintar,dan akirnya bertenaga,jarene,…,cuma penamaan aja,secara dasar mesin vartec 125 n pcx 125 sama,(yg beda sistem injeksinya,pgm fi gen 3 n pgm fi gen 4)walo secara material mesin kuatan mana ya ga tau,ya semua taulah ada harga ada rupa,walo pcx sebenarnya klo produksi lokal harganya ya ga sampe segitu mahal,

  5. sandy berkata:

    pertanyaan saya pak RT.
    Kenapa busi vt125 yang sudah ngempos+ndut2an, masih bisa dipake normal di motor lain?
    bukan busi yg jd sumber masalah, tp asal pengapian.
    fyi, fi vario beda dgn fi spacy , spacy msh pake pulser, vario tidak (info dr ahass langganan sy). ataukah pulser sudah programmed di ecu, tetapi hasil nya kacau?!

    • eko berkata:

      setahu saya (soale pernah bongkar vartech 125,memang tidak ada pulser pada magnit tapi diganti hall sensor yg berjumlah 3 buah pada kumparan statornya,gitu mas

      • maskojun berkata:

        setuju om eko. kalo bahasa jawa namanya sensor CKP(crank-shaft possition). fungsinya menggantikan pulser…

      • sandy berkata:

        sejak jaman platina sampe cdi, gejala pengapian bermasalah pasti langsung terasa, baik busi lama atau baru.
        lha ini vt125 kan aneh, busi baru semaput dipake setelah beberapa waktu, dan lagi masih bisa dpake di mtr laen, mski tanpa trik dr pak RT agar mepetkan ujung busi.
        sekarang aq pake busi klaim dr ahass, type cpr9, sejenis dr beat fi, entah awet ato tidak, baru jalan 500km an.
        sebelumnya aq pake busi jupi mx udah 2x, cpr8, lebih dingin dr type asli dr vt125, toh tidak awet juga.
        kalo soal hawa panas dari crankcase, itu gak berpengaruh menurutku,

    • galau berkata:

      @ sandy
      bener2 konsumen mencari alternatif sendiri cari obatnya. karena dari pihak ahaem belum menemukan solusi.
      seandainya permasalahan dari sensor pulser yang tidak ada, apakah dengan memodif bisa jadi alternatif?
      ada yang udah mencobanya?
      atau bukan dari situ penyebabnya?

      • eko berkata:

        imho cmiiw masalah telat bahan bakar kalo menurut saya adalah masalah pengapian yg mappingnya kurang pas,mungkin mapping pengapian vartech masih menganut mapping dari click125 thailand yg notabene menggunakan bahan bakar ber RON diatas 92,jadi gejala ngelitik(detonasi)juga tidak ada.dan perlu dipertanyakan apakah AHM sudah melakukan reset dan penyesuaian terhadap kondisi bahan bakar di indonesia.menurut saya penggantian busi tidak lah efektif cara paling efektif adalah me remapping ecu atau menurunkan kompresi

      • sandy berkata:

        @galau
        hanya perbandingan aja.
        kenyataan nya, fi spacy tidak ada masalah sampe sekarang. kalo mau modif pulser, gimana ecu nya bisa ato gak, gak tau juga.
        Ahass langganan ku (mekanik + owner kebetulan kenal dekat), udah sering komplain ke pihak AHM, gak ada jawaban, HIDS juga belum dikirim, cuma klaim busi cpr9 aja itu baru november kemarin, ahass itu barusan beli sendiri vt 125, buat experimen katanya, ni masih belum ada hasil

      • eko berkata:

        @sandy setahu saya (cmiiw)injeksi spacy sama vartech125 berbeda,kompresi kedua nya pun berbeda ,selama yg pernah saya coba sebenarnya bukan masalah telat bensin melainkan pengapian yg kurang cepat pemajuannya(ignition advancing/kalo orang bengkel bilang kurang cepat nge”voor”nya ) jadi tenaga akan flat sesaat baru dapat power (seperti motor kehabisan kampas kopling) yg mungkin akibat pemakaian bensin ber oktan rendah (terjadi preignition) sehingga busi mendapat kalor berlebih dari hasil pembakaran 2 kali (coba cek ujung busi kalo ujung busi terlihat meleleh berarti telah terjadi preignition) sehingga umur busi menjadi pendek. di motor lain masih dapat di gunakan soalnya kemampuan koli setiap motor berbeda

  6. wong uedan berkata:

    Semakin mahal oli (apalagi sintetic) semakin gampang menguap pak rt… wah ruang bakar juga jadi cepet berkerak donggg

  7. Aruna Hayata Nikimura berkata:

    itu bukan masalah,tapi vitur.

    motor yg kaya akan fitur lah yg digandrungi konsumen

    bener opo ora cah

  8. skywave berkata:

    Waduh…padahal tu motor value banget…tpi koq jd ribet ya…

  9. hardiasbantuly berkata:

    weeeh, mungkin efek mesin global yang advance tidak mau di downspec… :D
    Kumpulan modifikasi Yamaha Vixion

  10. erick berkata:

    haduuhhhh….
    maksud hati bikin inovasi dg teknologi yg lebih baik…
    Mestinya vario diuji coba di pabrik dg lebih seksama lagi….
    Sehingga bukan konsumen yg dijadikan kelinci percobaan….
    Banyak keluhan konsumen ttg vario ini… (walo tidak semuanya bermasalah)…

  11. rakhmatnur berkata:

    hmm…Wis kadung inden (semoga unitku nanti tak bermasalah)
    :Tepok jidak,

  12. Spies berkata:

    Bukannya itu fitur udah lama ya, dari jaman Supra fit udah kaya gitu kok. Selang uap crankcase masuk ke filter udara.
    Tidak ada masalah busi kan di supra fit? Jadi saya pikir bukan sistem itu yang menjadi sumber masalah.

    • maskojun berkata:

      lha ini bedanya…
      di supra fit selang pernafasan masuk sebelum filter udara, sedangkan vario langsung dimasukkan tanpa difilter…

      • belalang tempur, berkata:

        sama aja mas bro,supra fit juga masuk tanpa di filter/slang dibelakang filter udara,alias langsung masuk ke kerbu lagi,kayak motor2 honda lainya,so bukan dari itu masalhnya,

  13. fortisiks berkata:

    Semua mtr juga begitu. Uap oli dibakar lagi agr lbh ramah lingkungan. Efek negatif lain panas mesin disalurkan ke filter mengurangi kepadatan O2 = lemot.

  14. fortisiks berkata:

    Kalo dipisahkan box filternya = mantap.

  15. KONDE berkata:

    udah lah.. sebagai konsumen loyal Honda tidak usah protes-protes. terima aja apa yg telah diberikan. toh.. itukan merupakan fitur tambahan.

  16. king_julien berkata:

    oooo,githu thoo..
    masuk akal sih..

  17. metik pemakan busi…
    sebaiknya ganti busi yang mahalan dikit…
    ;)

  18. idadzzz berkata:

    woh demi hemat catcon dan sistem injeksi injeksian,,,

  19. munglulusanplaygroup berkata:

    Untung yang dibahas bukan busi lagi
    Busi belum sunat (masih ada ulirnya/screw) jadi ribut ha ha
    Nice info nih

  20. akang berkata:

    Apa bedanya dg engine LEaP pada nex…

  21. vixy182 berkata:

    Kok bnyk mslh dr pada si sutekno…

  22. bengs berkata:

    Honda Click 125I sodaranya yang di Thailand bermasalah gak sich sbnrnya? Atau VWTF aja yang bermasalh.

  23. fa74 berkata:

    Pasti AHM ngeluarin motor g pake test dl. Buktinya permasalahan muncul cm dl hitungan g sampe 10rb km.
    Ngakunya aja punya lahan test sendiri jd g pernah terlihat d jalanan. Paling jg tu lahan buat budidaya jamur ma lumut.

  24. thole berkata:

    kata hansip, tenang aja ada garansi mesin 3tahun & garansi injeksi 5tahun, guarantted by AHM…..pret

    gimana ceritanya kalo dikit2 rewel, dikit2 rewel, ya itu biar konsumen belajar mandiri lah, jgn cuma asal pake aja, tapi tau setiap problem & mood kendaraan kita,

    tapi ga gitu juga kali, emang loe ada waktu dikit2 ngempos, dikit2 brebet, longgar banget hidupmu kalo isinya cuma ngurus problem motor biar mandiri, wkkwk

    lagian insinyur mesin sampe trondol jidatnya, ga mungkin bikin ngasal…..pret

    • wishnutriwibowo berkata:

      tenaaaaaannngggg… masalahnya kan cuma 1, ada di mesin doang. Ketutuplah sama hadiah dari insinyurnya dengan fiturnya yg banyak.

  25. Steven berkata:

    Saya yakin masalah ini akan segera direspon oleh AHM, segera dalam arti secepat mungkin tidak sampai 1 bulan.
    Sedangkan pabrikan sebelah (tahu kan maksudnya pabrikan mana?), konsumennya minta moge 150cc saja tidak dikasih, keluar malah odong2

  26. emas yayang berkata:

    Sip solusinya…. Sip bonusnya……
    Mariana Renata…. Akulah Mario Renta….

  27. gebol berkata:

    wow engine g lulus kah

  28. akang berkata:

    Ada yg tau berapa harga bekasnya….

  29. kacer berkata:

    Punya pengalaman busi cepat mati tapi bukan di wtf, melainkan coba-coba busi dingin pasang di satria ru, padahal motornya cuma buat santai harian, umur busi cuma sebulan.
    Kalo selang pernapasan mesin yang masuk filter udara, bukannya itu udah fitur rata-rata motor tahun 2000 keatas?
    So menurut saya masalah di vwtf adalah pada perangkat elektronik pengapiannya yang menjadi kesatuan dalam ecu. Yah mungkin saja systemnya kurang sinkron, kompresi gede tapi harus irit, output koil terlalu besar.
    Ibarat soundsystem amplifier output suara watt gede tapi kemampuan speaker terbatas sehingga jebol. Atau lampu led yang terbakar karena kebesaran voltase.

    • vario125 berkata:

      bro kalo selang nya masuk melalui filter nya udara mungkin gpp. masalahnya selang nya masuk tanpa melalui filter nya (box filter udara terdapat 2 ruangan/dipisah sekat filter). punya saya sendiri waktu dibuka (dulunya) ada olinya kok.

      awal dari kecurigaan motor saya ini adalah ketika motor dimatikan mesinnya (setelah pulang kerja), kok ada bau wangi mirip bau oli mesin (saya memakai pertamina enduro matic). saya telusuri kesana sini sampai tiba pada box filternya karena curiga ada selang dari depan mesin kok masuk ke box filter udara. pas dibuka ternyata ada oli nya dan baunya wangi persis pertamina enduro matic.

      • kenthoet berkata:

        Vixion, mio j ,soul gt n ,z1 selang pernapasan mesinnya juga masuk ke filter udara tnpa melalui filternya lho om :D , tpi kok gak papa ya :?: :D

      • Hi Bro berkata:

        iya bro, motor Vixion, mio j ,soul gt n ,z1 juga sama.. dimana selang pernapasan mesinnya masuk ke box filter udara tanpa melalui filternya, tapi ko baik2 aja ya!

      • kacer berkata:

        Gimana dengan spacy FI atau supra 125Fi. Kalo di CS1 juga sama, napas mesin masuk box filter udara setelah kasa filternya. Dan tentunya menurutku itu bukan masalah, kar ena cuma udara pernapasan mesin, uap oli pun sangat sangat sedikit, kalo banyak udah habis tuh oli dalam mesin, dan juga oli kan sudah wajar kalo menguap, karena oli juga melumasi bagian paling panas mesin, yaitu dinding silinder yang ketika piston TMB bertatapan langsung dengan busi..

      • sandy berkata:

        @vario125
        di motor honda lain nya ,emang selang masuk ke box filter, tapi apakah hawa panas tadi MELEWATI filter nya ato tidak?
        sama saja dgn vt125 yg TIDAK masuk ke box filter,tapi langsung

      • vario125 berkata:

        waduhhhhh masak oli enduro matic nya yang gak cocok sama mesinnya. tapi beneran lho, ada olinya di ujung lubang dekat selang ke mesin depan itu dan baunya sama dengan oli enduro matic. kalo yg lain gak masalah, gak tau dah….

  30. kacer berkata:

    Ettdah nyangkut dimana

  31. syhrain berkata:

    bagaimana dgn cb150 ya.. smoga baik2 saja

  32. Aby berkata:

    Joss… Emng dr awal v 125 bnyak kelemahanya…

  33. NoAH berkata:

    Pelek goyang matic tetangga dari dulu sampai sekarang belum di respon juga ma YIMM ???

    *Kemarin liat matic mio-j keluaran bulan april pelek belakang udah goyang dombret… Mesin juga udah kemrosok bunyinya, palagi waktu naik tanjakan, mio-j sampe ‘ngeden’.

    #FAKTA

  34. dwik berkata:

    uncalke wae wan tu faiv e

  35. gue berkata:

    pak RT bahasnya v125 terus….syirik ya…..

  36. Kevin Leonhard berkata:

    ini motor kok berpenyakitan amat ya…
    jgn2 iya nih pihak ahm ada main sunat perangkat asli dr std asalnya… korupsi… :lol:

  37. amangboru berkata:

    3 tahun garansi mesin
    1 tahun garansi kelistrikan…udah satu tahun saudara ane bolak balik ke ahass namun masalahnya belom selesai…habis deh garansinya…mau bayar sendiri?…atau balikim motornya?…dibeli kontan pula, kecuali kredit…..gimana ya?

  38. Kevin Leonhard berkata:

    berpenyakitan amat ini motor…
    apa ada part yg di sunat dari lahirnya dimari… hmmm…..

  39. katro berkata:

    Menurut ane bukan itu penyebabnya

    1. Model uap mesin (oli) dari crankase sudah banyak diterapkan pada motor bebek mulai tahun 2000an. Lubang pernafasan mesin tidak lagi bebas keluar, tapi dialirkan menuju box filter.
    Tujuannya supaya udara lebih panas dan memudahkan proses pembakaran di ruang bakar.
    2. Selama periode tahun 2000-2012 belum pernah ada keluhan busi cepat rusak
    3. Kalo masalah oli yg jadi penyebab matinya busi, trus kenapa saat kompresi bocor karena piston baret, busi tidak tewas? Padahal jelas sekali ada asap keluar dari ruang bakar.

    • galau berkata:

      @katro
      idem..
      menurut pendapatku sistim kelistrikan yang bermasalah,.

    • maskojun berkata:

      ada sedikit perbedaan di vario 125. kalo di motor lain, misal supra fit, revo, dkk selang pernafasan bak mesin melewati filter dulu baru dimasukin ke ruang bakar. sedang vario 125 posisi selang memang di box filter, tapi posisinya sesudah filter. so kalo ada uap oli langsung masuk ruang bakar ga lewat filter dulu kaya motor2 pendahulunya…

      • sandy berkata:

        meski masuk ke box filter. apakah hawa panas tadi MELEWATI filter udara nya?
        sama aja gan, cuma beda lubang masuk nya.

    • maskojun berkata:

      kalo yg nomor 3 ane juga heran, kenapa ya??? jangan2 ada masalah lain nih….

  40. sebaiknya vario 125 ganti jadi 2 tak aja deh… biar oli ngalir keruang bakar tetep aman…
    :lol:

  41. maskojun berkata:

    pak RT, ada satu solusi lagi yg terlupa, pake BBM yg kalor bakarnya tinggi, minimal ron 92. semakin tinggi ruang bakar memungkinkan oli juga ikut terbakar, so ruang bakar jadi bersih.

  42. Joss berkata:

    Pertama keluar gue pengen banget nie motor
    Tapi pas sekarang ada d rumah gue nyesel selalu endut2an
    Dipikir2 bagusan mio

  43. @amangboru
    dibakar aja bro….!

  44. ini artikel hoax n bc keknya?
    krn motor hansip-linmas (handonsip-ngibulinmasyarakat) selalu sempurna!

  45. sparing partner berkata:

    Ini sih KEMUNGKINAN aja ya bro all….

    MUNGKIN AHM sudah menemukan biang masalah serta solusi nya, namun MUNGKIN ternyata oh ternyata yg jadi penyebab permasalahan ini adalah PART vital yg mahal harganya, MISALKAN AJA nih ya…. ECU…..

    MUNGKIN AHM masih pikir panjang karna faktor BIAYA yg harus AHM keluarkan buat menanggung semua biaya penggantian part ini kepada konsumen…..

    IMHO yah……

  46. klingon z1 berkata:

    mending recall aja nih motor sama AHM,kasian gw sama konsumen yg ga melek internet :(

  47. galau berkata:

    sekarang fitur ngorok udah g tren lagi.. lagi musimnya ngempos/dangdutan.
    tapi herannya masalah itu muncul kalo mesin belum panas.!? tarikan awal seperti bahan bakar telat (dikisaran 20km/j on spedoo). gas kalo ditarik bukannya lari kenceng malah ngempos. tapi kalo gas ditarik lebih dalem, motor langsung ngacir… bahaya menurutku kalo belum tau karakter hv125. itu yang menjadi sisi kelemahannya. berharap banget ada solusinya. nunggu dari ahaem sampe kapannnnnnn……

  48. 2in4 berkata:

    mio juga begitu.. dan kadang ada “mbrebet” yang timbul… klo jaga RPM kadang ilang tuh mbrebet.. IMHO

  49. aldi berkata:

    Vario125 saya udah jalan sekitar 3000 km ga pernah brebet, dangdutan ato ngempos sama sekali, busi juga masih bawaannya ga pernah ganti… semuanya masih standart. Dibuat jalan tanjakan yang curam atopun jalan datar biasa tarikannya mantap banget.

    Tapi ga pernah saya beri minum produknya BBM Kuda Laut, minumnya BBM kerang Shell Super Extra.

  50. juniperxt berkata:

    Sementatara saya ganti busi saja, bensin tetap premium. Itung-itung selisih pemakaian premium dengan pertamak bisa untuk beli banyak busi. Baru sekali ganti busi.

  51. juniperxt berkata:

    Ibarat orang punya istri aduhai, kebanyakan akan maklum kalau sedikit agak rewel sering minta ini itu. Yang jadi masalah kan, sudah jelek, boros pula.

  52. Agasta TRider's berkata:

    apakah masih tetep moncer sendirian???????

  53. thole berkata:

    ini peluang kalo ymh mau keluarin Nouvo SX, bisa bunuh vario,
    sedang nanti jika hnd mau keluarin Airblade, emang mau pake engine vario yg sudah teruji trouble nya? :lol:

  54. vario125 berkata:

    pak RT atau yang lain barangkali tahu. kenapa pada yamaha soul GT tidak ada logo garputala..?? maaf OOT

  55. vario125 berkata:

    pak RT. pertanyaan oot ku ilang…..

  56. fortisiks berkata:

    Kompresi tinggi minum premium bos yg sering memakan busi, panasss. Apakah cb150 akan bernasib sama?

  57. pembaca berkata:

    Kl di logikakan filter udara tuh kan ada olinya berarti kl mnrt saya udara udah ada campuran olinya sedikit nah eSP engine ini beda sm matic engine honda lainnya kl matic honda lainnya SASSnya dikasih busa jd uap olinya kesaring nah eSP yg NC12F v2.0 ini engga ada busanya jd oli lgsg msk ke pembakaran dan menyebabkan businya ada kerak carbon walopun kt ganti busi tetep aja ada keraknya dan kata mekanik ahass jg begitu busi cm korban aja kl ga mau ndut2an sm ngempos gasnya diurut

    Kl diurut yg demen bejek gas kan gatel tuh akalin aja ECMnya jgn sampe modenya 0 ini bahaya bgt motor bakalan ga stabil plg pas itu mode 1 atau 2. Bs di cek pake SCS conector atau HiDS kl mau reset lebih aman menggunakan alat itu jika tidak mode bs jd blk ke 0 lgsg dah ngaco tuh mesin. Jd kesensitifan ECM juga berperan dlm hal ini. Nah kl mau oprek bs pake base engine PCX150 soalnya 11-12 sm vario125 jgn sm PCX125 udh banyak yg beda

  58. juniperxt berkata:

    Di tempat gue, populasinya masih mengalahkan Mio J. Yang plat baru masih terus bermunculan. Dan yang aneh, sesama pemilik motor ini kalau kebetulan ketemu, tanpa ada beban sering bertanya, “Sudah ganti busi?” Terkadang ada yang ngomong sudah, kadang belum. Mereka sudah tahu semua kelemahan motor ini, tapi tetap enjoy. Kenapa? Jawabannya karena semua sudah pernah punya matik, terutama yang level/cc di bawahnya dan kenyamanan vario 125 memang mak nyuuus.

  59. akang berkata:

    Masalahnya adl BBM… Gunakanlah BBM non subsidi…

    • anti riding sambil SMS berkata:

      Setuju.
      ECU-nya ga mau damai sama bensin yg ada.
      Sy juga ngalamin di beberapa merk mobil.
      Solusinya ya reMAPING ato ganti ke SPBU terpercaya
      Ato coba dg bensin swasta kalo di jkt

  60. jaos_konsumen biasa berkata:

    saya sering lewatkan trit soal problem wtf ini, krn kasihan dgn keluhan para konsumen…….so saya gak senggol2 berhala si fbhonprett di sini.
    gilee………juga, gak ada para fbehaprett lumutan yg nongol ikut bantu2 ngasi masukan di trit2 begini………….memang sampah bener kerjanya.

  61. Aruna Hayata Nikimura berkata:

    yg bilang BODY VWTF sexy udh buta mata kali ya.

    coba liat dg mata hati dan perasaan.
    dari depan body GEDE(njeboboh),belakang NUNGGING(jarak roda-slebor terlalu tinggi),mesin kliatan KOPONG(kliatan mesinnya dr belakang).

    cuma model LAMPU belakang yg kliatan sexy(diliat dr belakang)

  62. kutehe berkata:

    kompresi tinggi jusrtu jadi bumerang disini. seandainya nanti ahm merubah kompresi menjadi 9.xx:1 di vario wtf new striping berikutnya, apa itu akan jadi keuntungan bagi pembeli vario baru ? apa justru vario wtf seasson awal akan jadi buruan karena kompresi tinggi ?

  63. galau berkata:

    apakah permasalahan busi ada hubungannya dengan kompresi?

    • eko berkata:

      ya ada dong mas,semakin tinggi kompresi semakin tinggi pula suhu ruang bakar,kalo busi yg di pake ga tepat bisa leleh dan cepat mati tuh busi (cmiiw)

  64. sandy berkata:

    @maskojun
    meski masuk ke box filter. apakah hawa panas tadi MELEWATI filter udara nya?
    sama aja gan, cuma beda lubang masuk nya.

  65. sandy berkata:

    jiahahaha, 10000 busi 3 itu namanya masalah pakdhe,,,,
    xixixi,,,,aq kerja di jalan pak.
    gas pol kalo jalan sepi, rata” 80-90, 2minggu sebulan, perhari 100-150km jarak tempuh.
    udah makan busi 2x jupi mx, 1x supra x, yg terakhir dapat klaim gratis cpr 9.

    • ridertua berkata:

      Tuh dah tak ralat… 3 itu termasuk yg bawaan pabrik…maksudnya tiap 4rb km saya ganti..walau gk ada gejala mbrebet… kan dah 10rb km to?

      • sandy berkata:

        17rb yah,
        coba jupi mx(cpr8) aja pak, 13rb aq pake sampe 5000an km lebih.
        tapi coba pake klaim gratis aja, cpr9, lebih dingin

      • ridertua berkata:

        Belum ada waktu bwt claim busi baru.. katanya tarikan bawah lemot kalau pakai yg type itu…
        bytheway ke gunung kelud kok tanpa setting altitude di tanjakan ngacir yo..

      • jaos_konsumen biasa berkata:

        weleh……….pak……..kalo tiap 4rb ganti busi, itu problem.

        Agak OOT nih, dulu dgn temen saya aja, kami sama2 ‘ngomel’ krn busi n250 ganti tiap 7000km………dan busi salahsatunya selalu agak hitam……….dan bagi kami ini cacat si n250….makanya gak maksimal tenaganya.

      • ridertua berkata:

        Lah emang di kemasan busi tertulis masa pakai normal 4rb…? Apalagi saya pakainya gas poll.. :)
        Dan penggantian ini inisiatif sendiri.. sebelum tarikan gk enak ganti yg baru to biar jozzz…
        *kata bro roy mampu beli motor 15jt beli busi gk bisa… :lol:

      • jaos_konsumen biasa berkata:

        iya, pak…….bisa jadi tetap di tulis tiap 4000km. sama jg dgn usia busi n250 MEMANG di tiap 7000km, yg mana saya merasa terlalu singkat buat mtr beginian.
        Setelah teman sy, mekanik mbl sih….utak atik sana sini, masih sj tetap salah satu busi selalu agak hitam…itu busi yg sebelah kiri. So, pemecahannya ya pabrikan aja la yg harusnya beresin.

        nah, soal wtf ini………saya simpati kali dgn keluhan cacat si wtf ini dan patut diapresiasi segala ide pemecahannya……….hanya saja menurut saya TETAP si pabrikan yg harus beresin tuntas….krn dia la yg menciptakan barang ini. So, dgn agak pesimis, saya hanya lihat problem ini gak bakal beres2 dgn mantaap kalo cuma konsumen yg mikirin (bukan penciptanya sih)….. yah, tinggal nrimo atau ‘dibuang ‘ aja la……heheheheh

        *salah tempat td

      • ridertua berkata:

        Salut buat konsumen ya xixixixixi….
        *apa justru kasihan… mondar mandir ke bengkel…. :) sampai akrab sama mekaniknya wkwkwkwk…. termasuk RT loh bukan hoax nie…

      • ridertua berkata:

        Tapi alhamdulillah sekarang dah pinter kendalikan “kenakalan” wantupep ini.. :)

      • sandy berkata:

        bukan demi motor pak,
        jare arek2 celub2an , demi brotherhood, hayah opo maneh kui, wkwkwkwkw

      • ridertua berkata:

        Ganti motor cbu aja solusinya.. :)
        *Click 125

      • sandy berkata:

        motorku sudah cbu pakdhe,,,!!
        wah wah wah,,,,
        Completely Bon Utang,,,

      • ridertua berkata:

        Wakakakaka… iso ae..kie..

    • sandy berkata:

      gak masalah kok di kelud.
      padahal dingin juga disana.
      oya, soal gravitasi terbalik, asli ato cm mitos juga gak tahu gan. hehehe,,,,
      trus klaim busi, TIDAK harus dengan saat service rutin, klaim doang bisa kok, ganti busi, gesek noka nosin, 15 menit kelar pakdhe,,,
      gak antri sama yg service rutin.
      okay pak RT, kalo mau mampir, kabari dulu sebelum hari H nya, H-1, ato H-2 lah,,,,

    • sandy berkata:

      cpr 9 gak masalah tu tarikan nya, apa gara2 premium jadi gak ngefek ya ,

    • jaos_konsumen biasa berkata:

      iya, pak…….bisa jadi tetap di tulis tiap 4000km. sama jg dgn usia busi n250 MEMANG di tiap 7000km, yg mana saya merasa terlalu singkat buat mtr beginian.
      Setelah teman sy, mekanik mbl sih….utak atik sana sini, masih sj tetap salah satu busi selalu agak hitam…itu busi yg sebelah kiri. So, pemecahannya ya pabrikan aja la yg harusnya beresin.

      nah, soal wtf ini………saya simpati kali dgn keluhan cacat si wtf ini dan patut diapresiasi segala ide pemecahannya……….hanya saja menurut saya TETAP si pabrikan yg harus beresin tuntas….krn dia la yg menciptakan barang ini. So, dgn agak pesimis, saya hanya lihat problem ini gak bakal beres2 dgn mantaap kalo cuma konsumen yg mikirin (bukan penciptanya sih)….. yah, tinggal nrimo atau ‘dibuang ‘ aja la……heheheheh

      • sandy berkata:

        nah kali ini sy setuju sm jaos,
        berbagai berita, bahkan welovehonda.com aja gak ada respon.
        kasus vt125, AHM sangat lambat menangani ini.

        *keluarga sy pake honda semua.

  66. Kia72 berkata:

    Saya mau tanya sama akang2 yg senior about engine spd motor .. “Kan di motor yg speedonya udah digital contoh:honda kharisma125 & vario125 fi ,, Kan pd saat kita memutar kunci kontak ke posisi On, si jarum speedo itu berputar & kembali lg ke posisi semula…
    Yang mau saya tanyakan adalah Apa dampak negatifnya apabila kita langsung menstarter mtr sebelum speedonya itu berputar selesai .
    Kan kalau ada org yg (nyobain) biasa pake mtr gak digital pasti maen starter aja..
    Kebetulan ayah saya katanya ada minat mau ganti si Kharisma sama Vartech125 ini… Gara gara nyobain punya temennya .. Dan fitur2nya yg sangat bermanfaat,

    • sandy berkata:

      di spedo nya gak masalah, tapi kalo terlalu cepat (kontak on langsung stater) takutnya inject pump belum siap.
      bukan jarum spido nya yg ditungguin, tp bunyi ngiiiiiiingggg dari injeksi nya

    • ridertua berkata:

      Ada kemungkinan rusak Elektronik unitnya.. istilahnya otak pengatur programnya.. itu penjelasan mekaniknya.(istilah mereka Kalibrasi). semua motor injeksi sama..lampu indikator harus mati dulu… kayaknya pernah motor saya lupa langsung start tapi gk ada gejala aneh…mungkin kalau sering2 kali ya bisa rusak.. alangkah baiknya tunggu spidometer balik/ indikator engine mati dulu,biar amannya..

    • sandy berkata:

      aq malah sering pakdhe, tapi yo takut lama2 rusak.
      tapi dari yg lama , mulai kharisma ke supra125 gak ada masalah tuh spido nya,,,toh karbu juga kan,

  67. sandy berkata:

    motorku sudah cbu pakdhe,,,!!
    wah wah wah,,,,
    Completely Bon Utang,,,

  68. tiger26 berkata:

    mantab…mantab…ulasannya pak rt,smoga d vario ane ga da mslh skrg uda km 1000,scr manusia,itu vario 125 tiap minggu 2xpp alias 400km ana pke krja probolingo jember…

  69. juniperxt berkata:

    Baru saja menembus hujan lebat pakai WTF dan boncengan, tetap maknyus. Sempat juga ngladeni Mio J sendirian, tapi karena sudah pernah coba Mio J dan gas pol sampai bolak balik hanya mentok di bawah 90kpj, ya dengan santai saya libas, salah yang bawa mio J gak ngukur kemampuan motornya.

  70. juniperxt berkata:

    Ojob semlohai kok gak wani ragat,

  71. frontdiskbrake berkata:

    udah nikmati ajah, toh dulu beli motor pilihan sendiri, pake duit sendiri.
    Soale stlh bukabuka primbon, dari dulu honda indonesia cuek thd keluhan kosumen. Contohnya antara lain rantai berisik pada tiger.
    Apa sudah ada solusinya??

  72. slamet berkata:

    waah pantesan aje varcbs 125 ane sering aneh dipakainya…yg bunyi klutak klutuk lah,,yg suka ndut-ndutan lah..kadang ada suara krak..krak,,wah wah

    • A1 berkata:

      masih blom ngerti sm “ndut-ndutan”, motor v125 sy alhamdulillah ga ada masalah (beli bln Juli), minumnya pertamax plus, dl awal beli pernah coba premium, suara ngorok keras bgt kedengeran, trus klo ga dipanasin aga lama suka ngempos, ngedadak akselerasi lgs ngempos, tp stlh pk pertamax plus suara ngorok kecil dan ga lama durasinya… manasin aga lama lbh lama dr wkt mesin turun sendiri rpmnya…ga ada ngemposnya. apa mungkin krn BBM-nya yah? tp pk premium atau pun Pertamax+ blom pernah ngalamin ndut ndutan, cm ngorok, ngempos hilang dgn cara warm up lebih lama aj motornya.

  73. bobby berkata:

    kmren sabtu udah ganti busi dgn core cpr9-ea (kl gk salah),tes di trek lurus lumayan ada perubahan,sebelumnya yg ndut2an jd agak lepas..tp knp yg lama gk boleh diambil ya?? dgn alasan kt mekaniknya utk bukti klaim, bener gk?
    waktu busi lama dilepas sy lihat kok hitam bgt ya…pdhal km br 1900, spt busi oli trus kebakar atau ky pembakaran yg gk sempurna….
    ada yg mo share gk masbro? :)

    • aanam berkata:

      Kalo dari awal udah biasa mimik pertamax, saya rasa ndut-ndutan itu ga muncul bro, ane punya udah km 3000 dengan busi bawaan pabrik gag masalah koq enak aja, tarikannya lumayan responsif, pernah saya bwa touring ke daerah lumajang (senduro) dari surabaya, trus ke daerahlereng gunung kawi yang tanjakannya ga pantas dilewati matic, juga masih ok koq, over all hanya ngorok nya yang kadang masih terdengar samar

  74. kemane aje lo berkata:

    kalo ada duid pgn beli scondnnya ah…kali aja harganya jatooooooooooh…hahahaha..si cantik nan binaaaal!!!!

  75. BolaGebok berkata:

    kalo ganti busi racing terasa efeknya gak yah ?

  76. bdt berkata:

    mungkin lebih baik kompresinya diturunin dech.
    standard bahan bakar kita dgn thai ato malaysia khan lebih baik mereka kadar oktannya.

    tapi pcx 125 ngak pernah ada masalah tuh, temen punya

  77. bdt berkata:

    Namun, blow by gas ini pada saat masuk ke filter udara, kondisinya bercampur uap oli yg ironisnya masih terbawa masuk ke ruang bakar. Uap oli inilah yg ketika dibakar busi, menjadi kerak yg mengendap di elektroda busi yg mengurangi performa busi. cmiiw
    ============================================
    ngak ngerti mesin, tapi coba analisa org awam aja.

    kalu spt itu masalahnya, kenapa busi yg diganti oleh ahm????? artinya ngak ada gunanya busi diganti dong.

    masalah kualitas bbm yg utama sptnya,

    bbm kita kualitasnya agak rendah, sehingga pada saat pembakaran lebih banyak partikel kerak,
    cmiiw

    • wishnutriwibowo berkata:

      betul… tapi kalo bbm yg dipersalahkan, liat sekitarnya juga bro. Motor injection yg lain bermasalah juga gag?

      • bdt berkata:

        tidak,
        spacy , mioj dll tidak
        karena jelas system kerja mesinnya beda, tidak ada sisa pembakaran yg dibalikin lagi ke ruang pembakaran, itu perbedaaanya

      • bdt berkata:

        jeals tidak bermasalah yg lain kaya spacy ato mio j

        karena prisip kerja beda, mereka tidak mendaur ulang gas hasil pembakaran,

        disitu kunci perbedaanya.

        nah yg harus diperbandingankan adalah wtf yg menggunakan premium dan wtf yg menggunkan shell super/setara.

        jelas gas sisa pembakaran akan berbeda dgn penggunaan kualitas bbm yg berbeda.

        cmiiw

    • vario125 berkata:

      kenapa kok malah menyalahkan premium..?? emang AHM gak tau kalo di indonesia ini ada BBM jenis premium..?? lihat pabrikan lain yang gak masalah dengan premium. kalo memang mesin vario 125 ini gak cocok dengan premium, berarti mesinnya yang bermasalah, bukan premiumnya. yang logis dong kalo mikir…..

      • bdt berkata:

        saya tdk menyalahkan premium, justru system kerja esp itu yg mungkin ngak cocok pake preium.

        khan dah dibilang di atas, matik lain tdk masalah , benar,

        namun motor lain, system kerjanya khan beda dgn esp, ini yg membedakan dan mungkin jadi biang keroknya.

        itu maksudku

      • wishnutriwibowo berkata:

        Lah.. lah… sekarang tinggal liat di buku petunjuk nya saja. Bbm yang direkomendasikan pake oktan berapa?

      • vario125 berkata:

        di buku panduan muncul ron 88 kok…

      • vario125 berkata:

        di buku panduan muncul ron 88 kok… cuma kalo terjadi gejala ‘knocking’ disarankan menggunakan ron yg lebih tinggi. knocking lho, bukan ngempos

  78. kutehe berkata:

    masalah brebet vario wtf juga di alami new supra wtf helm in juga

    http://www.kaskus.co.id/show_post/50bc1978ea74b45147000009/7631/ganti-busi-supra-helm-in

    jadi sepertinya memang masalah ada pada bensin

  79. aldi berkata:

    Yang bermasalah bukan mesinnya atopun BBMnya tapi yang punya, wong uda tau ga cocok di kasih premium tetep aja maksa dikasih premium :)

    • vario125 berkata:

      tau dari mana cocok atau gak cocok..?? kalo alasan kompresi, lebih tepat mana antara kompresi mesin dan timing pengapian..??

  80. aldi berkata:

    aduh ga usah pake istilah yang aneh-aneh dech, saya orang awam banget sama mesin ga ngerti istilah gituan, kompresi, timing pengapian, ato yang lain bikin ribet aja …. yang penting hasilnya dan cari mudahnya aja…

    dari pengalaman user-user vario125 kalo pake premium hasilnya brebet, ngempos, ganti busi dan sering ke bengkel dan sebaliknya user-user vario125 yang pake BBM RON 92/95 (kualitas bagus) hasilnya ga brebet, ga ngempos dan ga ganti busi.

    Saya uda buktikan sendiri vario125 saya selalu minum Shell Super Extra hasilnya ya emang sama sekali ga pernah brebet, ga pernah ngempos dan ga pernah ganti busi. Jalan tanjakan yang curam atopun jalan datar biasa tarikannya mantap banget.

    Jadi yang punya vario125 kalo emang bisa berpikir logis berdasarkan pengalaman user-user udah bisa memilih mana yang terbaik buat vario125 nya. Jadi kesimpulannya ga usa menyalahkan mesin atopun BBMnya.

    • vario125 berkata:

      masalahnya dari awal pembelian hingga 2-3 bulan setelah pembelian, saya menggunakan pertamax plus dan ngempos sudah terjadi terutama di jalan tanjakan dan jika langsung tarik gas agak dalam. ngempos terjadi sejak service pertama. maka pada bulan setelahnya, saya ganti2 BBM bahkan campur, tetep ngempos. motor saya pembelian bulan maret di malang. tuh anomali kan. saya sendiri juga gak ngerti mesin. cuma kalo sampeyan menyalahkan konsumen itu aneh aja menurut saya… premium sudah lama ada di Indonesia dan jika pabrikan gak ngerti kenyataan itu, sama dengan pabrikan koplak….

      jika dasar pemikiran sampeyan seperti itu sudah dianggap logis, maka dasar pemikiran saya pun saya anggap logis karena masing2 berdasarkan kenyataan. bukankah begitu…

    • vario125 berkata:

      btw AHM sendiri di situsnya juga menjamin jika seluruh produk nya aman menggunakan premium. jika ternyata sebaliknya, apakah sama dengan pembohongan..?? ingat, jangan menyalahkan konsumen karena pabrikan sendiri punya ‘jaminan’ yang diumumkan secara terbuka

      • wishnutriwibowo berkata:

        Biar koplak tetep aja dibeli, dibohongin tetep aja dibeli, ……tanya kenapa… kenapa tanya…

      • vario125 berkata:

        dasar pembelian saya adalah mencari matic dengan body besar dan injeksi. saat ini adalah honda vario 125 saja yang ada. gak ada pilihan lain. dan tujuan saya menggunakan unit ini/varian ini adalah untuk menunjang aktivitas saya. jika misal ada kompetitor yang juga memiliki varian sejenis, pasti langsung saya jual. sudah tau kan alasan saya kenapa beli motor ini..?? lagian saya beli unit ini sebelum launching secara resmi di daerah saya. jadi dari awal saya tidak mengerti segala kelemahan unit ini karena masalah baru muncul setelah di atas 1000 km.

      • wishnutriwibowo berkata:

        Alasan nya hampir sama ky sy dong.. (dilengkapi dikit) : body besar, wheelbase panjang, roda besar, dobel shock, bagasi luas, dek tengah, konsol depan luas… Tapi sy pilih yg tidak injection.

  81. hi hi hi berkata:

    ditunggu “solusi” lainnya, mari kita tunggu 2 th lagi si wtf ada perbaikan gak.

  82. aldi berkata:

    Kata pak RT : Konsumen Yang Cerdas Itu Yang Bagaimana Sih….???

    kalo menurut saya seperti ini :
    Jadi kita sebagai pembeli produk sebelum membeli harus teliti banget jangan terjebak dengan bahasa iklan dan bahasa marketing meskipun itu produk dari branded yang udah terkenal. kita bisa browsing dulu di internet cari tau kelebihan dan kelemahannya apa ? ato mungkin bisa juga tanya ke orang yang udah beli produk tersebut tentang kualitasnya kayak gimana dan masih banyak lagi yang bisa gali sama produk yang akan kita beli tersebut.

    Kalo emang produk tersebut benar-benar baru dan masih belum ada reviewnya ato belum banyak yang beli, ya uda kita tahan dulu jangan keburu beli, kita lihat beberapa bulan ke depan tentang kualitas produk tersebut. Jangan sampai kita uda beli akhirnya kecewa berat karena tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kita jangan sampai tertipu dengan tampilan, fitur, branded dll… tapi akhirnya banyak masalah dengan produk tersebut.

    AHM sendiri di situsnya juga menjamin jika seluruh produk nya aman menggunakan premium. Tapi disitu kan ga ditulis vario125 aman pakai premium sampai KM berapa dan dengan kondisi gimana? mungkin bisa aja aman pakai premium sampai KM 1000 misalnya dan kalo pengen aman pakai premium lagi harus ganti busi dll….
    contohnya banyak tuch iklan di TV apa semua produk yang diiklankan di TV sesuai dengan yang sebenarnya?

    jadi kembali lagi : Konsumen Yang Cerdas Itu Yang Bagaimana Sih….???

    • vario125 berkata:

      lagi, lagi dan lagi konsumen yang selalu menjadi puncak kesalahan dan bahkan yang menjadi sasaran kesalahan, meskipun konsumen tersebut kurang ngerti kesalahannya dimana. dimana-mana suatu perusahaan akan bertanggung jawab terhadap barang yang dihasilkan. anomali terjadi disini dan hanya di negara ini. ya sudah, kesalahaan saya hanya karena kurang sabar dikarenakan ada kebutuhan. saya hanya menjadikan ini sebagai ‘dampak negatif’ dari kurang sabarnya saya… yang saya lakukan saat ini adalah berusaha untuk ‘meredam’ kekurangan unit ini

    • vario125 berkata:

      mungkin perlu di ingat bahwa dari bulan pertama pembelian hingga 2-3 bulan (lupa tepatnya), saya selalu penggunakan pertamax plus. saya sendiri sudah mengalokasikan dana 500 ribu per bulan utk kebutuhan BBM motor ini. namun ngempos masih terjadi. akhirnya saya terus menggunakan premium….

  83. aldi berkata:

    kita tinggal di negara yang kualitas consumen care nya…. yaaach seperti itulah …. semuanya uda pada tau … jadi dengan kondisi seperti ini pihak konsumenlah yang harus pintar-pintar pilih pilah pilih produk yang bagus yang sesuai yang diharapkan.

  84. vario125 berkata:

    update info pak RT. vario 125 saya ndut-ndutan/ngempos lagi setelah menempuh sekitar 1100 km. parahhhhhhhhhhhhhhhh…………………..

  85. Faizal berkata:

    Makin rame aja ya soal WTF, kira2 AHM baca perdebatan kita gak ya? :D
    Sy pake WTF jg, pembelian bulan 10 – 2012, kronologisnya :
    – Busi bawaan motor ampe 500 KM, tak ganti pake busi beat.
    – Busi Beat tak ganti pas 1000 KM, krn ada program gratis ganti busi khusus Vario 125
    – Pas KM 3000, businya ndut2an, tak bawa ke AHASS, sy bilang ke Kepala Mekanik, “piye carane tetep nggawe premium tp busine awet” (Bagaimana caranya tetep pake premium tp busi awet).
    – WTF sy akhirnya dijadiin kelinci percobaan (gpp wes, kl rusak tak bilang aja di uthek2 mekaniknya, hahahahaha….), kata mekanik WTF sy Timing Pengapiannya yang standartnya 12 derajat sebelum TMA diubah menjadi 15 derajat sebelum TMA.
    – Setelah beres digarap, pas sy coba lha kok ndut2annya ilang padahal busi gak diuthek2 blas.
    – Pas KM 4000, motor ndut2an di putaran tengah, akhirnya tak ganti pake busi iridium sekalian pasang 9Power.
    – Kl sy hitung berarti busi yg khusus Vario 125 bs tahan 3000 KM, (lumayan lha drpd lumanyun, xixixixixi…)

    Tambahan :
    – Motor sy slalu minum Premium
    – Tangki motor tak cemplungin Broquet Fuel Catalyst
    – Karet + Plat Kasa didalam Filter sy lepas.
    – Kipas tak ganti kipasnya Vario 110

    Cekap semanten, sugeng sonten… :)
    Salam Kenal Poro Sedherek…

  86. yahya berkata:

    rame amat yak? ane kudu beli satu deh kalo gitu…

  87. kalo soul-gt ada bunyi treet2 dimesin bisa dibahas gak ya???

  88. Lukman berkata:

    Hanya bisa ketawa,,

    Untung dia pake kata CMIIW, kalo gk ada bakalan saya sebut songong, haha,,,

    Masalahnya udh solved kok, cuma salah tipe busi aja, vario techno 125 rakitan 2013 sdh all fixed bro, ngorok gk ada lagi, busa jok empuk, busi sdh pas, dll yg jadi defect dan buah bibir blogger sdh all fixed,,,

    Tapi ngomong2 busi, ane pake busi Iridium power denso iu27, hehe,,, lebih sempurna dari busi standar, gejala ngompos saat mesin dingin setelah lama parkir hilang, alias langsung ngacir saat mesin hidup, bbm lebih irit, akselerasi dan torsi meningkat, getaran body hilang, tarikan ringan,,,

    Note: panasi mesin minimal 10 menit di pagi hari agar oli tersirkulasi ke part2 mesin

    Oh ya bbm ane pake premium + n*****l titanium biar rom jas 98, karena di daerah ane seprovinsi gk ada yg jual pertamax plus,, perawatannya tiap 3000KM pake Y**** carbon cleaner,,

    Satu lagi, oli jgn pakai oli standar walau katanya fully syntethic, pake end*ro matic aja karena udh API SL oli gear sama2 en*uro matic gear aja karena base group iii,,,

  89. surya berkata:

    Sekedar info..
    saya sevice vario WTF km 10000..biasaa..service karena mrebet yg gak bakal pernah terselesaikan..iseng saya naya..koq vario model yg baru (ISS) gak ada gejala mrebet..emang apa aja sich yg beda dari vario yg baru..apa ada penambahan alat ato pergantian sparepart mungkin..

    jawaban mekanik AHASS..perbedaan vario seri awal dg vario seri ISS terletak pada ‘manipol injectornya” bedanya di kemiringan posisi injectornya..di vario model baru posisi injector tegak lurus.di vario seri awal posisi injector agak miring dikit..yg memungkinkan perbedaan konsentrasi semprotan injector (seru banget)..yg ini belom saya coba..harga manipol kira2 350-400rb an..dan pemesanan harus menggunakan foto copy STNK vario ISS..

    ayoo..rekan2 sekalian..sapa yg pingin coba duluan..

  90. Kasiiiiiiiiiiiiiaaaaaaaan bgt loe pada beli motor ngga beruntung, vario 125 gw udah 8000 km blm ganti busii hahahahahahahaha. makanya service rutin, ganti oli rutin sesuai buku service, pake pertamax biar pembakaran lancaar. sebenernyaa vario 125 pgm fi ituuu rekoendasi pake pertamax, loe aja pada niatnya ngirit vario 125 di cekoki pake bensin malah jadi ngeluarin duiiit

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s