Mono shock belum cocok buat di Indonesia…kah?


Kuda beban itulah realita dijalanan adanya… diluar idealisme akan estetika sebuah motor yang secara tampilan lebih cantik… motor pada kenyataannya adalah sarana buat kerja “rodi” tiap harinya… bagaimana tidak kalau bisa motor itu bonceng dan muat sebanyak-banyaknya…

Secara fungsi memang double shock lebih tangguh untuk mengangkut beban lebih… memang soal kenyamanan dan tampilan mono shock lebih baik… sama seperti per daun pada mobil lah… per daun lebih tangguh untuk kendaraan beban dan buat keluarga besar…

Memang untuk negara-negara di asia fungsi motor sebagian besar memiliki kegunaan lebih sebagai penunjang kehidupan,berdagang atau bahkan buat fungsi kerja secara langsung(ojek) dimana kadang penumpangnya juga berbadan semox… sehingga dikhawatirkan dengan beban berlebih shock tunggal tidak akan lebih tahan dari double shock…awampun seakan enggan untuk memilih motor dengan suspensi tunggal ini dengan alasan kurang kuat…

*Artikel ini terinspirasi dari perbincangan RT dengan seorang SATPAM yang lebih memilih megapro lama dibanding NMP cuman gara-gara monoshock nya :)

About these ads

Tentang ridertua

KeepBrotherhood & Peace
Tulisan ini dipublikasikan di diskusi, Inspirasi dan tag , , , . Tandai permalink.

37 Balasan ke Mono shock belum cocok buat di Indonesia…kah?

  1. tromol berkata:

    Petamax dulu

  2. rifky berkata:

    kduaxxxxxxxx

  3. tromol berkata:

    Kayanya begitu adanya mbah…
    Wong matic aja banyak yg pengen double sock dgn harapan daya angkut lebih banyak :)

  4. Ghuno berkata:

    Hmm… gt y? iya jg sih pak….

  5. petani berkata:

    buat angkat gabah dan beras double shock is real.

  6. Black_Viper berkata:

    Pak RT ngobrolnya ama bapak2 yg tuwir sih, coba ngobrolnya ma anak muda, lain cerita jadinya

  7. Black_Viper berkata:

    salah beli kendaraan berarti, kenapa ga beli merk tetangga aja sih yg ada gerobaknya, lebih safety

  8. Kacer berkata:

    Satpamnya mau ngangkut apaan emangnya?

  9. tovavanjava berkata:

    tetep milih monoshock…. :D

  10. fresh and fresh berkata:

    kalo untuk beban berat doubleshook lebih baik,.

  11. Imouto berkata:

    ho oh, itulah kenapa bebek masih didominasi double shock belakang.

  12. MARS berkata:

    ga monosock ga keren :D

  13. paedhimas berkata:

    woohhh… kena juga saya akhirnya… :mrgreen:

  14. Gentho berkata:

    Kalopun buat muatan,biasanya minoshocknya ditinggiin biar ga nggaduk aspal
    * srg liat di pasar induk

  15. Gentho berkata:

    Kalopun buat muatan,biasanya monoshocknya ditinggiin biar ga nggaduk aspal
    * srg liat di pasar induk

  16. Jambrong berkata:

    Gambar 1 dan 2 dari atas sih terlalu mainstream. :D

  17. Legacy SR-1 berkata:

    terutama dipegunungan atau pedesaan dobel sok masih jadi pilihan
    ..jalan rusak naik turun sedangkan mau angkut2 hasil pertanian dll pake mobil berat diongkos..
    *mengamati aja di seputaran dieng megapro lama juga masih favorit, seken masih kenceng harganya

  18. embuh berkata:

    untuk ojek enak dual shock …. bawa beban 50kg lebih + belanjaan + penumpang

    *salam ojek

  19. gesang86 berkata:

    aKU SEneng seng Semok-semok,om….(*Cewek Only)

  20. Salim berkata:

    he..saya akhirnya batal ngambil vixion dan milih tiger juga gara2 monoshock :)…
    he secara motor saya juga buat kargo bawa beras :mrgreen:

  21. EISCELL berkata:

    NEW tigi tetap DUAL SHOCK saja….

  22. Capcus berkata:

    Lho matius itu biasanya motornya bwt ngangkut sapi. Wkwkwk

  23. wasit berkata:

    Legacy SR-1 pada 13 Agustus 2012
    pada 4:37 am
    terutama dipegunungan atau pedesaan
    dobel sok masih jadi pilihan
    ..jalan rusak naik turun sedangkan mau
    angkut2 hasil pertanian dll pake mobil
    berat diongkos..
    *mengamati aja di seputaran dieng
    megapro lama juga masih favorit,
    seken masih kenceng harganya

    ——————————————

    tp klo cm untuk medan yg ekstrim (terlepas soal angkut beban) monoshok juga siipp koq om, contohnya motor cross nggak ada yg double….

  24. suga berkata:

    MO Shock???? hehehe :D

  25. klau monoshock jdi dilema untuk bban lbih. knapa motorcross yg pake monoshock sering jumping2an than lma??? pnasaran : )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s