[Artikel Gak Mutuu…] Dry Weight … Apa ituu…???

Kemarin ada yang bilang kok artikelnya RT gak mutu… dalam hati sayah sendiri juga berfikir…yah warung sini kan rata-rata tulisannya sambil guyon… yo wajarlah kalau gak mutu… kali ini RT coba tulis hal yang ringan saja… entah ini ada jaminan mutu apa enggak, gak tau lah wong Warung ini juga gak punya sertifikasi standart mutu macam ISO( System Manajemen Mutu ) 😀

Apa itu Dry weight kalau tidak salah disini disebut berat kosong cmiiw… adalah berat kendaraan tanpa komponen yang habis dipakai atau lebih spesifik lagi berat kendaraan tanpa “cairan”… dry=kering=non cair 🙂 ….seperti  BBM,olie,air radiator,minyak rem,air akki,cairan hidrolis… biasanya hal ini untuk kendaraan besar dimana ukuran radiatornya lebih besar dan kuatintas cairannya banyak…

Sekarang kembali ke berat kering(Dry weight) Roda dua saja..dimana sebetulnya tidak ada aturan baku tentang cara menimbang berat kering kendaraan roda dua ini, kadang ada yang tidak menyertakan akki saat menimbang tapi kalau akki kering bagaimana 🙂 …

Ada satu lagi yang menarik  untuk motor yang dimaksud berat isi itu termasuk BBM atau tidak..? lain kali RT timbang sendiri ah… 🙂 dimana berat isi yamaha Mio J adalah 92 kg.. nah kalau plus bbm= +4 kg ..

Sekarang RT coba hitung berapa berat “basah” dari motor Honda NMP (CW) dimana di web resmi honda tercantum berat kosong 136 kg..kapasitas BBM 12 liter…oli mesin 1 liter…

berapa kira-kira berat Mega Pro kalau kita isi full tank = 136+(12 x 0,8)+(1×0.87)=147 kg …  jadi kira-kira saat perjalanan touring jauh  isi BBM full ada penambahan sekitar 12 kg lebih yah (termasuk nasi di perut 😆 )

Tapi ada pengecualian untuk Motor Touring dimana kadang peralatan touring plus asesoriesnya yang berat, kadang ada istilahnya sendiri yaitu berat kotor/gross weight… (berat kotor bukan plus lumpur loh) :mrgreen:

Pernah dengar juga cerita temen yang pernah ikut(nonton) balap drag 100m, dimana olie mesin ditap(dihabiskan) hingga saat masih menetes trus ditutup(kalau RT tidak salah denger) selanjutnya motor yang hampir tanpa olie itu dipacu dan hasilnya jadi “motor setan” entah cerita temen itu benar atau ngibul RT cukup tertarik juga mendengar penuturannya…karena setelah dipacu drag /jarak dekat itu, baru olie mesin diisi lagi untuk dijalankan maning… logikanya sih dengan tanpa mesin terendam cairan memang kerja mekanisnya jadi enteng,plus bobot enteng…

Comments Via Facebook

comments

26 Comments

  1. Iki malah mutu banget
    Ra percoyo takon pakde Plato, Socrates karo mas Aristoteles

    Cerita saja pak RT, dulu jaman SMP, ada seorang teman ngomong kalau motor cc nya 100 olinya 1liter, 160cc olinya 1,6liter gara-gara jeneng motor Honda contoh saja tiger 2000, cc ne mung 200 mergo jenenge 2000 mikire oline 2liter … Cobo motor 1000cc yen oline 10liter malah dadi bakul lengo ha ha
    Orang banyak punya pandangan dan pendapat berbeda ha ha

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*