Atas Nama Urusan Penting… Diperlakukan Khusus di Jalan…???

Sering kita (termasuk saya) saat sedang ada urusan mendesak buru-buru dijalan… walau urusan penting itu banyak “levelnya” ada yang penting sekali, cukup penting dan seterusnya..tapi harus dipilah lagi kepentingannya siapa..??? kalau pentingnya adalah kepentingan pribadi ya harus menghargai kepentingan orang lain dong…

Kenapa bisa demikian…saat kita dijalan..berbagi ruas jalan..sesama pengguna jalan…sesama pembayar pajak ,maka kita mempunyai hak yang sama.. semua juga punya kepentingan…bukan hanya kita saja..kalau alasan terlambat kerja bagaimana..??? dimarahi atasan,dipecat…??? mungkin orang lain yang jengkel akan bilang “itu urusan loe…” kenapa gak berangkat lebih awal…resiko …

Budayakan antri..

Ini faktor yang kadangΒ  kita abaikan..antri termasuk juga menghargai orang lain..yang turun kejalan duluan dengan kecepatan sama harusnya didahulukan..yang datang terakhir ya harus antri… kalau itu dijalankan ,merupakan salah satu faktor penyumbang ketertiban di jalan…

Budayakan malu..

Nah ini yang susah… budaya “tahu diri” ini sulit kalau gak mulai dari kecil..jadi kebiasaan dah… malu pada orang yang tertib lalu lintas… malu pada orang lain yang taat aturan(pakai helm misalnya..)..malu pada orang lain yang dengan tertib antri(pernah gak di POM diserobot..??) .. …
Pengalaman barusan berangkat kerja ada pejabat yang dikawal dan membuat minggir semua pengguna jalan… bolehlah itu kepentingan negara… mau rapat..kunjungan dinas..mereka wakil rakyat.. tapi kalau ingat “oknum”pejabat nakal jadi jengkel… sudah minta fasilitas lebih… eh masih menyalahgunakan jabatannya…kita kasih jalan pejabat yang ‘minterin’ kita..double enuak mereka πŸ˜€Β  gak malu kah mereka ? …OK lah gak semua jelek… .ada yang baik kok…gak tahu jumlahnya berapa.. (jadi ngomong solitik...)Β  :mrgreen:

Kalau budaya itu kita terapkan boleh jadi ketertiban akan sedikit lebih membaik… disamping prasarana yang memadai…


123rf.com

Kalau prasarana di negeri kita josss ..yang jualan motor pasti ngowossss….. πŸ™‚

Comments Via Facebook

comments

22 Comments

  1. Gara-gara harga mobil dan harga motor makin terjangkau… he..he..
    makanya jangan iri ma india, di mana harga motor dan mobil lebih murah daripada di sini… hasilnya, lihat kemacetan jalanannya.. puarahhhh puooolll….. he.. he.. he..

  2. Sama persis seperti pengajian di kantor ane kemaren siang…ADAB-ADAB DI JALAN…

    Bayangkan…jamannya Nabi Mukhammad yang berada jauuuuh 1400 silam…yang sampai saat ini saja di Madinah masih lengang…namun Nabi sudah mengingatkan dengan salah satu penggalan haditsnya “HINDARKANLAH OLEH KALIAN UNTUK KUMPUL-KUMPUL DI JALAN UMUM”…

    Sang Ustadz ajah (orang betawi) ikut2an gondok ketika berhadapan dengan yang Pak RT utarakan…ckckckck…

  3. aku srg ribut sm org gara2 diserobot.yg paling sering di pom bensin.ditegur baik2,ga diabaikan,lbh nyebelin lg,ptugas pom nya bukan belain aku,tp malah ngomelin aku..hadouhg,,,

  4. kayak-nya, prinsip sosial, yang kita dapet pas esde dulu, yaitu mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, sekarang lebih sering dibalik :mrgreen:
    orang lain??? masa bodo ah … piss

  5. Kyk di jepang sono, angkutan umumnya jos, harga mongtor juga muahal. Jd biar pada milih angkutan umum.

  6. Ternyata pelajaran sd baru kerasa sekarang ya Pak RT? Tp berhubung itu dapetnya waktu sd, sekarang jadi lupa.. Xixixixi

  7. seandainya angkutan publik jkt spt d singpore,tokyo,london…(ngimpi) pasti sy bakar motor sy (soale cm revo,kl HD c kgak) ,trus naik publik transport deh

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*