Fanatisme merk…..itu yang dimau produsen…..!!?? Logisssss…..!!!

Berikut ridertua kutip pernyataan dari salah seorang Departmen Head Sales Promotion, Marketing & Sales Division sebuah pabrikan Roda Dua ..walaupun ini sifatnya bisa jadi pendapat pribadinya : “Kita mau buat pelanggan bangga, setia dan fanatik dengan Merk kita…..”


Dari situ bisa dilihat bahwa sebuah fanatisme terhadap sebuah merk juga menjadi salah satu elemen yang dibutuhkan dan jadi concern pihak pabrikan untuk menjaga kekuatan brand mereka…logis to wong kalau dagangan mereka tetap ditongkrongin maka roda ekonomi pabrikan mereka akan lancar berputar…

Cuma yah jangan lupakan Konsumen itu yang penting pula…setelah konsumen yakin dan percaya trus kepercayaan itu disia-siakan dan tidak diperhatikan keluhannya… apalagi di era persaingan yang kiat ketat dewasa ini… berlaku untuk semua pabrikan baik besar ataupun kecil…

Dan pesan ridertua jangan terlalu fanatik lah… biasa aja kaleee…

Comments Via Facebook

comments

Kawasaki ZZR 1400 Mesin MotoGP

Kawasaki ZZR 1400 Mesin MotoGP dengan Ram Air, Tembus 200 PS !!

Kawasaki ZZR 1400 Mesin MotoGP ? Kawasaki ZZR 1400 pertama kali secara resmi muncul di Tokyo Motor Show 2005. Kemudian tahun 2006 mulai mengaspal. Merupakan varian flagship dari Kawasaki ZX-12R. Namun tidak semua performa bisa [ Baca Lagi...]

28 Comments

  1. “Dan pesan ridertua jangan terlalu fanatik lah… biasa aja kaleee…” <<<<< LIKE THIS…!!!

    fanatik…??!!

    "tidak perlu, terima kasih"

    🙂

    • “boleh fanatik asal menguntungkan konsumen”

      tu namanya objektif *IMHO…setelah dirasa ga menguntungkan pindah ke lain hati deh….yaaa kyk sy ini nih…. 🙂

  2. mana yang nguntungin konsumen ajalah….. relatif juga neh
    andaikan motor2 honda, yamaha, kawak dll fitur wah, power mantap (minimal sperti motor2 indihe), harga semurah motor2 indihe . . . . jadi kloatan banget value for money nya… PASTI gw pilih motor itu!! mau motor indonesia, mocin, mopang dll…. asal menguntungkan konsumenlah pasti gw dukung!

  3. Dan pesan ridertua jangan terlalu fanatik lah… biasa aja kaleee…
    ===
    bentul….atau lebih maknyussnya : “jangan fanatik la”…sip.

  4. Masalahnya, di zaman dimana informasi membanjir tanpa halangan (baik-buruk produk begitu jelas di mata), bukan perkara gampang “memasukkan konsumen ke dalam tempurung”. Kecuali, konsumennya yang memang gak mau berubah dari KODOK!.

  5. Saatnya bljr dari hrg hp & tarif seluler.
    Ktk tdk ada fanatisme trhd merk mk persaingan semakin ketat.
    Dan kt sbgai konsumen sngat diuntungkan dengan kndisi tsb.

    jd. .bwat apa kita fanatik ama merk ??

  6. gw sih gak fanatik merk
    tapi ada satu merk yg gw gak suka, karena suka ngasih yg jelek2 ke konsumen (you tau lah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*