Komentar dan kata2 yang buruk membuat Orang lain “Sakit”… [keajaiban air]


Memang di era sekarang orang boleh berpendapat apa saja… bebas..tetapi patut dijaga norma2 dan sopan santun… sekiranya kata2 itu menyakiti orang lain alangkah baiknya dihindari…kata2 yang jelek akan membuat orang lain sakit… baik secara langsung “hatinya” atau badannya..masak sih…

Dan apa hubungannya dengan air..??? yah tubuh manusia 60~80% terdiri dari air… sedangkan air itu memang sebetulnya “hidup” dan akan bereaksi dengan lingkungan sekitar bahkan bisa bereaksi dengan perlakuan baik atau buruk…!!!

berikut saya kutip dari websiteΒ  dakwah remaja: dimana dia sendiri melakukan percobaan dan bukan hanya dia..beberapa orang sudah mencobannya..dan saya pun dalam proses nih πŸ˜€

Pertama, ambillah 3 buah botol bekas selai. buka botolnya, lalu beri air hingga 3/4 penuh. lalu, beri nasi kira-kira 2 sendok makan. kemudian tutup botol dengan plastik dengan karet. jangan lupa hal ini dilakukan pada ketiga botol tersebut. terakhir, tempel botol dengan kertas yang dituliskan pujaan-pujaan terhadap Tuhan(Allah SWT) seperti Alhamdulillah, Allahuakbar, Subhanallah, dan lain sebagainya. lakukan ini pada botol pertama. pda botol kedua, tempel dengan kertas yang ditulisi kata-kata pujian pada manusia. misal, ganteng, cakep, cantik. terakhir, pada botol ketiga, tempelkan dengan kertas yang bertuliskan kata-kata buruk. contoh, bodoh, dungu, lemah, dan lain sebagainya. lalu, simpan pada suatu tempat. biarkan ketiga botol tersebut selama satu bulan. jangan lupa, setiap hari bila Anda datang berkunjung pada ruangan penyimpanan botol-botol itu, sapa dengan kata-kata yang sudah Anda tempel pada masing-masing botol. lakukan itu selama masa percobaan.
Setelah satu bulan, buka plastik yang menutupi botol selai. ciumlah masing-masing botol selai dan bandingkan. sesuai dengan percobaan yang pernah saya lakukan, pada botol pertama(botol yang diberi kata-kata pujian pada Allah SWT), botol berbau mentega. pada botol kedua(kata-kata pujian pada manusia), botol berbau hampir mirip pada botol yang pertama. sedangkan pada botol yang ketiga, botol berbau busuk dan sangat tidak enak. bagaimana kesimpulannya?

Bahkan Ilmuawan jepang… Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian Tentang perilaku Air. Air murni dari mata air di pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5 derajat Celcius di laboratorium, kemudian difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.demikian juga ketika di kasih tulisan,disapa dengan kata2 baik: terimakasih,peace dll akan membentuk kristal segi enam yang indah…Percobaan terus dilakukan. Diputarkan musik simponi Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika Musik heavy metal di perdengarkan, kristal hancur. Selanjutnya di tunjukkan kata β€œsetan” dalam bahasa Jepang. Kristal berbentuk buruk.Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan kemudian di undang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuan pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa β€œmendengar” kata-kata, bisa β€œmembaca” tulisan, dan bisa β€œmengerti” pesan.

Nah kalau air saja bisa membaca… dan tubuh kita khan sebagian besar terdiri dari air..kalau membaca sesuatu hujatan… cercaan..kata2 buruk.. apakah kita tidak akan cepat “sakit”….

Kata2 yang manis,baik akan memberi efek penyembuhan terhadap sesama manusia..nah siapa yang mau beramal dengan menyembuhkan orang lain..mari berkata dengan baik …

Monggo disharing pendapatnya masbro… semoga bermanfaat… terimakasih bro πŸ™‚

Eksperiment diatas kalau kita lakukan dengan anak2 kita akan tertanam & melekat ke pikirannya bahwa kata2 kotor akan merusak tubuh mereka…Β  bagus buat pendidikan anak2 kita… πŸ™‚ peace

Comments Via Facebook

comments

74 Comments

  1. sama2 mas … semoga
    kita semua bisa saling
    β€œmenyembuhkan” biar
    awet muda…

    hwehehee. . .pak “Rider tua” pengen awet muda jare. . .!!
    awet tua yo gpp ko’ mas sing penting “Awet waras”
    (peace nggeh pak RT. . .guyon) ^_^

  2. pernah juga baca tapi saya agak2 lupa, kalau nggak salah intinya antara paku dan kayu
    menyakiti orang lain itu seperti kita menancapkan paku pada sebatang kayu, meski kata2 yang menyakitkan itu telah kita cabut (minta maaf) seperti kita mencabut paku dari kayu tersebut, tapi di kayu itu masih akan ada bekasnya sampai kapanpun, maka berhati2lah untuk jangan sampai menyakiti orang lain meski hanya dengan kata2…
    wassalam

  3. wis suwe ora mampir warunge mbah tuwek…biasane gelut karo yudibatang..

    apik mbah..kapan2 tak cobane..tuku selai sik ah
    apik mbah..kapan2 tak cobane..tuku selai sik ah

  4. prakteknya sudah biasa dilakukan setiap muslim biasane mas..
    arep minum, baca bismillah,
    diusahakan selalu dzikir saat senggang
    malem nisfu bawa air pas dzikir dimasjid
    air putih dibacain doa sebagai media pengobatan

  5. Itulah lidah yang tak bertulang.. Dikit-dikit ngomong kampleng, ngomong kampleng kok dikit-dikit. Xixixi… ^^v

  6. do’a itu bagus.. kita mendoakan orang lain sama dengan mendoakan diri kita sendiri,,kita mendoakan orang lain mendapat kebaikan maka sama seperti kita mendoakan diri kita untuk mendapatkan kebaikan tapi mendoakan orang biar mendapat keburukan itu berdosa dan sama seperti mendoakan diri kita biar dapat keburukan dan berakibat hukum karma… ibarat sihir,,ayat suci Al-Quran sangat bagus dan dapat pahala jika kita membacanya tapi jika kita berniat untuk mencelakai orang lain itu sudah termasuk sihir namaya dan orang yang berbuat sihir adalah dosa besar..

  7. di dunia nyata udah terbukti kok mbah.
    temen saya yang kumpulnya sama preman sering sakit2an hidupnya (tau sendiri kan preman ngomongnya kaya gimana?) teman saya yang satu lagi kumpulnya bareng orang2 religius hidupnya jauh lebih sehat.

  8. insya Allah pak tua akan sehat selalu, bahagia selamanya, selamat dunia akhirat, dimudahkan sakaratul mautnya….
    Dan…
    Berakhir khusnul khotimah…
    Amiiiinnnnnn……
    Saling doa, kritik yang sopan… Jangan bikin warung kebakaran…
    Itulah yang disebut manusia…

  9. ooo gitu ya../ padahal kalo misuh2 (langsung, bukan lewat tulisan) perasaannya jadi lego… (tapi mungkin berakibat buruk bagi pemisuh dan yg dipisui)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*