A Good bike is not only measured by its top speed….

Sedikit mengutip pernyataan dari pengamat otomotif bahwa sepeda motor yang bagus tidak selalu diukur berdasarkan top speednya semata,apakah nilai2 ini berlaku untuk motor kelas moge saja,atau berlaku pula untuk semua jenis motor dan besifat universal…

Kecepatan Puncak Dan Peruntukkannya….

Dijalanan umum tempat kita memakai motor “harian” kita sebetulnya apakah pada tempatnya untuk mengeluarkan kemampuan puncak dari tunggangan kita,apakah tidak sebaiknya disalurkan disirkuit,atau tanah lapang yang bukan dilalui pengguna jalan umum,bagi pengguna jalan lain apa sih tujuannya? yah memakai sarana jalan senyaman,selancar dan seaman mungkin hingga sampai tujuan dengan selamat..bukan untuk adu cepat bahkan sampai nekat…awas bisa kuwalat :mrgreen:
Lain cerita kalau kita sedang terburu2,terlambat masuk kerja,dan itupun kita harus extra waspada dan extra hati2 gunakan piranti motor dengan semestinya,lampu utama nyala,klakson,sein,selalu perhatikan spion dan selalu ingat anak istri dan keluarga menunggu dirumah…!!! tapi ingat jangan disengaja terlambat tiap hari…. mentang2 motor sport 5 menit nyampe….,sepandai2 tupai melompat,pasti bisa ndlozor juga…
Top speed=bukan untuk penggunaan harian

Speedy, gengsi , arogansi…

Sering kita menjadi puas,bangga,dan merasa hebat jika berhasil mengasapi “lawan” riding kita dijalan … you lose…I am the winner..? menang dari apa? :mrgreen: sering saya tertawa dalam hati melihat biker yang mengovertake dengan high RPM dengan gaya provokasi,walah ini bukan sirkuit bro…
Top Speed=cenderung menggoda untuk arogan dijalan.

Nah dari dua hal diatas apakah masih jadi faktor utama bahwa Top Speed bagus=motor bagus… yah bagusnya kan disirkuit saja…lagian diajang motoGP pun kita tahu motor dengan Top speed mumpunipun kadang kalah sama yang top speednya dibawahnya,kestabilan yang membuatnya lebih cepat sampai finish…kembali ke topik..yah tinggal dikembalikan ke pribadi masing2 ,kalau saya pribadi motor yang bagus adalah motor yang nyaman untuk dikendarai…gak bikin capek kala dikendarai … ngemeng-ngemeng kok jadi prefer be maticmania yaah sayah :mrgreen:

gambar diatas hanya ilustrasi  semata..peace

Comments Via Facebook

comments

16 Comments

  1. emang bener mbah … tolak ukurnya bukan dari top speed ajah … cuman kebanyakan orang menganggap yang lebih banter itu yang lebih bagus … **anak muda**

  2. Jgn salah bro, angka kecelakaan terbanyak menimpa matic mania yg top sped cuma 100_115, nyaman tapi finishnya dirumah sakit

  3. motor ideal itu klo kata ane adalah motor yang sesuai kebutuhan, dibuat ke pasar bisa, dibuat kondangan bisa, dibuat jalan-jalan sore bisa and last, diajak ngebut juga bisa hehe…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*