Jarak Bukan Halangan Untuk Merekatkan Paseduluran..(Kopdar Koboys Jatim-Jogja…)


Sudah lama sebetulnya saya ingin bersilahturami ke saudara2 saya di Mabes(markas besar)Koboys yaitu di Jogjakarta… sekalian mau tes fisik..masih mampukah menaklukkan jarak ± 600 km dengan roda dua… ???

Berangkat dari jawatimur subuh dengan total 4 orang(rencana 6), kamipun berangkat dengan semangat45..jalur yang kami ambil adalah melintasi gunung lawu-tawangmangu…selain sekalian refreshing juga termasuk jalur yang belum pernah kami lewati…mantaf..pemandangan dan sejuknya udara pegunungan mampu menyegarkan badan yang mulai capek…sampai dipuncak cemoro sewu rehat dan makan siang…jam 12 lanjut ke kota Solo dimana koboyser solo disambut bro Adi dan Susiana yang nantinya bro Kentadis dan Ai chan siap ber-estafet ria mengantar kami ke Jogja..setelah singgah di rumah bro “Keken” (terima kasih maaf telah merepotkan) kemudian kamipun sudah ditunggu didaerah Prambanan oleh bro Agunk & Ari untuk kemudian menuju rumah Pak Hadiyanta,dimana kami akan bermalam..btw disana sudah ada pasangan  temanten baru 🙂 malam telah beranjak larut ketika waktu menunjukkan pukul 9 kami diundang makan malam di tempat saudara kembar saya (katanya..) bro Irawan kurnianto yang kebetulan punya hajat.. wis pas mantap… 😀

Keesokan harinya jam 11 kami bersiap untuk menghadiri acara undangan jambore club motor dimana acaranya kebetulan di jogja, setelah sebelumnya kami membeli buah tangan untuk dibawa “pulang kampung” :mrgreen: tepat jam 12 kamipun dipandu bro jahe sigit sampai kota sragen untuk kembali ke Jawa timur karena hari senin sudah harus beraktifitas dipekerjaannya masing2… perjalanan jogja-jatim membutuhkan waktu 7 jam perjalanan (karena setengahnya dilakukan malam hari).. banyak hal yang bisa saya petik dari kunjungan silaturahmi kemarin…

  1. jarak  bukan halangan untuk lebih memper-erat persaudaraan..
  2. kopdar adalah perwujudan dari  “Kanggo Ngraketke Paseduluran” yang artinya untuk lebih merekatkan tali persaudaraan…bukan hanya lewat dunia maya saja…
  3. seperti halnya dalam keluarga begitu pula dalam komunitas Koboys ini.. ada bercanda..ada yang marahan seperti bro mercon yang ngambek karena gak dijemput… :mrgreen: dll gak pakai mosok…
  4. Dalam touringpun kita diajarkan perasaan “persaudaraan” saling melindungi dan “menunjukkan kejalan yang benar”  🙂

Akhir kata kami mengucapkan terimakasih kepada Koboys Jogja & mas Hadiyanta yang telah menyambut,menjamu dan mengantar(memandu) kami hingga selamat balik ke Jawa Timur lagi… Ditunggu kopdar nasional Koboys …

Ditulis special for posted to KOBOYS “Kanggo Ngraketke Paseduluran”


//

Comments Via Facebook

comments

69 Comments

  1. Absen cak..
    Klau ngga salah ada 1 yg belum masuk member koboys (yg pke mio/mbk) dimasukan koboys mawon..
    Oiya.. maaf tlah trjadi acident (saya merasa brsalah) krna tepat disamping saya sewaktu rolling

  2. Bagaimana perasaan pribadi anda setelah bertemu saudara kembar yang hilang:
    a.cukup terharu berurai air mata
    b.pengin ngamplengi,kok wani2ne ngembari xixixi
    c.mbuh..

  3. 😳 hadeeehhhh… saya jadi malu sama Sedulur2 Jatim, Jateng, DIY… 😥 Asli rasane gak enaaak… Hiiks… Yup selamat menikmati indahnya Paseduluran, Bro… Suatu saat semoga saya berkesempatan ke sanaaa… (alun-alun Bangil, lele + gurameh + NMP… mmm apa lagi yaa…??? )

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*